Band Etnik Gentra Hikmah Banjar Jawara Audisi Musik Etnik se-Jateng

Etnik Gentra Hikmah dari SMK Hikmah Kota Banjar, kembali menjadi jawara dalam audisi musik etnik yang digelar di sebuah toserba di Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Photo: Istimewa.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Band Etnik Gentra Hikmah kembali menjadi jawara dalam audisi musik etnik yang digelar di sebuah toserba di Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (03/10/2018) lalu.

Dalam audisi tersebut, band asal SMK Hikmah Kota Banjar yang digawangi Sonia (vocal), Asep Dena (kendang), Adi Febrian (gitar), Hernawan (bass), Arisandi (saron), dan Rian (drum) itu menyabet gelar juara 1, dan berhak lolos ke final dalam Festival Cardinal Art and Culture kategori musik etnik di Kota Solo akhir November ini.

Audisi yang digelar di Majenang itu diikuti oleh 20 peserta dari berbagai kota/kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Selain band etnik, dalam acara Cardinal Art and Culture ini juga digelar festival Dance dan Model.

Pentolan band etnik Gentra Hikmah, Rian Andriana, mengaku kalau dirinya tidak menyangka band-nya akan kembali tampil sebagai juara. Namun menurutnya, prestasi yang diraih ini berkat proses latihan serius dan kerja keras semua personil. Ia pun mengaku sangat bersyukur dengan keberhasilannya menyabet gelar jawara dalam audisi musik etnik tersebut.

“Alhamdulillah, kami bersyukur. Selain itu, kami pun mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah mendukung, hingga kami kembali menjadi jawara dalam audisi di Jawa Tengah ini,” ucap Rian, saat ditemui Koran HR, di kampus SMK Hikmah Banjar, Selasa (06/11/2018).

Dengan keluar sebagai jawara, grup musik etnik asal SMK Hikmah Kota Banjar ini akan tampil di final tingkat Jawa Tengah pada event Cardinal Art and Culture akhir November 2018 mendatang.

Keberhasilan Gentra Hikmah dalam bermusik etnik ditanggapi oleh salah satu musisi senior Kota Banjar, Edi Susanto, yang mengaku bangga atas keberhasilan band-band etnik asal Kota Banjar di ajang bergengsi tingkat provinsi maupun nasional.

“Selaku musisi jelas saya bangga. Betapa tidak, ternyata musisi atau seniman-seniman muda Banjar, khususnya musisi musik etnik, mampu bersaing dengan band-band etnik dari luar kota, terutama band-band etnik dari kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Solo, dan Semarang, serta kota besar lainnya di Indonesia. Untuk itu, saya ucapkan selamat buat Gentra Hikmah. Terus berjuang melalui musik etnik hingga bisa mengharumkan nama Kota Banjar di tingkat nasional,” kata Edi Susanto.

Keberhasilan Gentra Hikmah menjuarai audisi musik etnik di Majenang, Cilacap, Jawa Tengah, juga mendapat tanggapan dari Ramon, vocalis Ngiler Band asal Bandung, selaku band bintang tamu dalam ajang audisi tersebut. Dirinya mengaku salut dengan musisi-musisi Kota Banjar yang telah beberapa kali menjuarai ajang musik etnik, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Salut untuk grup musik etnik Gentra Hikmah. Kalau bisa ikuti terus event-event tingkat provinsi dan nasional, hal ini untuk menambah pengalaman dan jam terbang,” ujar Ramon, saat dihubungi Koran HR via ponselnya.

Dalam final Festival Cardinal Art and Culture, Gentra Hikmah akan kembali berdampingan dengan grup musik etnik asal Kota Banjar lainnya, yakni Ensamble Technique dari SMK Negeri 2 Banjar. Dari Jawa Barat, hanya dua grup band etnik yang masuk ke final se-Jawa Tengah di Kota Solo akhir November mendatang. (Hermanto/Koran HR)

KOMENTAR ANDA