Banjir di Pangandaran Meluas, Sungai Cikidang Meluap Rendam Puluhan Rumah

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Bencana banjir di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, makin meluas. Setelah beberapa daerah di Kecamatan Parigi terendam banjir, kini giliran Sungai Cikidang meluap dan merendam puluhan rumah warga di Dusun Bojong Jati Blok Tegal Jambe RT 01/RW 06 Desa Pananjung Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Kamis (08/11/2018) pagi.

Banjir di Kabupaten Pangandaran meluas. Kini, Sungai Cikidang meluap dan merendam puluhan rumah warga di Dusun Bojong Jati Blok Tegal Jambe RT 01/RW 06 Desa Pananjung Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Kamis (08/11/2018) pagi. Foto: Istimewa

Menurut Jumadi, Ketua RT setempat, setelah wilayah Kabupaten Pangandaran diguyur hujan lebat pada Rabu (07/11/2018) malam, membuat debit Sungai Cikidang meninggi. Kamis (08/11/2018) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi, air dari Sungai Cikidang mulai meluap. Kemudian dalam beberapa jam berselang langsung merendam sekitar 35 rumah warga.

“Ada sekitar 150 jiwa yang harus dievakuasi karena rumahnya terendam banjir,” ujarnya.

Banjir di Kabupaten Pangandaran meluas. Kini, Sungai Cikidang meluap dan merendam puluhan rumah warga di Dusun Bojong Jati Blok Tegal Jambe RT 01/RW 06 Desa Pananjung Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Kamis (08/11/2018) pagi. Foto: Istimewa

Junaedi pun meminta pemerintah segera mendirikan tenda evakuasi, dapur umum dan tim kesehatan untuk membantu warga yang terkena dampak banjir. “Untuk sementara warga ditampung di Aula Desa Pananjung,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso, mengatakan, pihaknya sejak dini hari tadi sudah menerjunkan anggota Sat Polair Polres Ciamis untuk melakukan evakuasi korban. Dalam evakuasi itu pun anggotanya membawa rubber boot atau perahu karet untuk meyelamatkan warga yang terjebak banjir.

“Anggota Polair Polres Ciamis terus disiagakan untuk membantu evakuasi apabila terjadi banjir di wilayah Kabupaten Pangandaran. Kami pun menghimbau kepada warga yang berada di dekat sungai atau di dekat lereng pegunungan untuk selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana. Karena intensitas hujan dalam beberapa hari ke depan diperkirakan masih tinggi,” ungkapnya. (R2/HR-Online)

 

KOMENTAR ANDA