Minggu, Mei 22, 2022
BerandaBerita CiamisDalam Sebulan Terakhir Bencana Longsor di Ciamis Terjadi di 5 Kecamatan

Dalam Sebulan Terakhir Bencana Longsor di Ciamis Terjadi di 5 Kecamatan

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, mencatat dalam sebulan terakhir ini sudah terdapat belasan rumah terancam bencana longsor di 5 wilayah kecamatan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Terlebih, 5 rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa material longsor. Hal itu terjadi setelah wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya dalam beberapa pekan terakhir ini diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Ciamis, 5 kecamatan yang wilayahnya terjadi bencana longsor, yaitu Panumbangan, Cikoneng, Sindangkasih, Sadananya dan Tambaksari.

BPBD Ciamis juga menyebut 25 dari 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis rawan pergerakan tanah. Hal itu berdasarkan perkiraaan dari Pusat Vulkanologi dan Mitugasi Bencana Geologi, Badan Geologi (PVMBG).

Menanggapi hal itu, Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin, meminta masyarakat di daerah rawan longsor untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana. Apalagi di saat hujan deras tengah mengguyur.

“Apabila terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi, masyarakat yang rumahnya berada di dekat tebing untuk selalu waspada. Jika terlihat berpotensi longsor baiknya segera menjauh,” ujarnya, Kamis (29/11/2018).

Iing menambahkan dengan kewaspadaan tinggi tentunya dapat mengantisipasi serta mengurangi kerugian dan mencegah timbulnya korban jiwa apabila terjadi bencana. “Kami sudah menyiapkan anggaran untuk penanganan bencana. Tapi mudah-mudahan anggaran itu tidak terpakai. Artinya, kalau tidak terpakai, berarti di Ciamis tidak terjadi bencana. Dan kita semua tentunya tidak berharap terjadi bencana alam,” katanya.

Iing mengatakan meski BPBD sudah kehabisan anggaran, namun masih ada alokasi anggaran untuk dana darurat bencana. “Anggaran untuk darurat bencana belum terpakai dan masih tersimpan di kas daerah,” ujarnya.

Menurut Iing, apabila melihat kejadian bencana tahun-tahun sebelumnya, potensi longsor di wilayah Kabupaten Ciamis sering kali terjadi di Kecamatan Sukamantri, Panawangan, Sadananya, Cikoneng, Panumbangan dan Tambaksari. “Di kecamatan-kecamatan itu kan sebagian wilayahnya dataran tinggi atau terdapat banyak tebing,” imbuhnya.

Selain longsor, kata Iing, di Kabupaten Ciamis pun terdapat wilayah yang sering terjadi banjir, seperti di Kecamatan Banjarsari, Pamarican, Lakbok, Purwadadi dan Panumbangan. “Intinya kami menghimbau kepada masyarakat yang berada di daerah rawan bencana untuk tetap waspada di saat musim hujan seperti sekarang ini. Kami berpesan untuk lakukan penanganan dini gunja menghindari bencana dan giatkan siskamling agar potensi bencana bisa terpantau sebelum terjadi,” pungkasnya. (Her2/R2/HR-Online)

- Advertisment -