Hati-hati! Semakin Lebar Lingkar Pinggang, Risiko Penyakit Kronis Kian Meningkat

Hati-hati! Semakin Lebar Lingkar Pinggang Risiko Penyakit Kronis Kian Meningkat. Photo: Net/Ist.

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),- Apakah celana yang Anda pakai akhir-akhir ini terasa semakin sempit? Hati-hati, karena semakin lebar lingkar pinggang, risiko mengalami penyakit kronis pun kian meningkat.

Dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu (17/11/2018), sebuah penelitian mengungkap, semakin lebar lingkar pinggang, maka risiko seseorang mengalami penyakit berbahaya pun akan semakin besar.

Perlu diketahui bahwa ukuran lingkar pinggang yang normal untuk wanita adalah 80 centimeter ke bawah. Sedangkan, ukuran lingkar pinggang untuk pria normalnya 94 centimeter ke bawah.

Ada beberapa langkah untuk mengukur lingkar pinggang yang benar, diantaranya, lingkarkan pita pengukur di sekeliling perut sejajar dengan pusar, tapi jangan terlalu ketat atau terlalu kendur.

Selanjutnya, bernapaslah seperti biasa dan baca hasil pengukuran pada saat membuang nafas. Setelah melihat hasil pengukuran lingkar pinggang, lalu bandingkan dengan acuan ukuran lingkar pinggang yang normal.

Kaitan lingkar pinggang dengan kesehatan

Biasanya lingkar pinggang yang lebar menjadi tanda kalau Anda kelebihan lemak perut. Hal inilah yang erat kaitannya dengan banyak gangguan kesehatan, seperti kolesterol tinggi, kadar gula darah tinggi, trigliserida tinggi, dan tekanan darah tinggi.

Kondisi-kondisi itulah yang membuat Anda lebih berisiko mengalami penyakit kronis, termasuk penyakit pembuluh darah, jantung dan juga penyakit kanker yang mematikan.

Dalam penelitian tersebut ditemukan, wanita dengan lingkar pinggang 94 centimeter, ternyata sekitar 80 persen lebih berisiko mengalami sakit kronis dibanding dengan yang memiliki lingkar pinggang 70 centimeter.

Sementara pria dengan lingkar pinggang 110 centimeter atau lebih, 50 persen lebih berisiko mengalami sakit kronis, dibandingkan dengan yang memiliki lingkar pinggang 94 centimeter.

Meski begitu, risiko akibat lingkar pinggang yang lebar juga tergantung pada beberapa faktor lain. Seperti dari faktor usia, memiliki kebiasaan merokok atau kebiasaan konsumsi minuman beralkohol, dan sering tidaknya beraktivitas fisik atau olahraga.

Selain itu, untuk mengetahui apakah Anda kelebihan berat badan atau tidak, Anda dapat mengukurnya dengan menggunakan kalkulator indeks massa tubuh. Namun ingat, meski indeks massa tubuh normal, tapi lemak perut dan lingkar pinggang masih tetap bisa berlebih.

Nah, jika hasil ukuran lingkar pinggang Anda termasuk berisiko, mulai sekarang ubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Pilihlah makanan sehat dengan porsi yang sesuai dengan kebutuhan, dan rajin berolahraga, setidaknya dalam setiap harinya Anda bergerak aktif.

Meskipun hasil perubahan pola hidup sehat terlihat lambat, tapi hal ini jangan dianggap remeh. Karena, penurunan berat badan hanya sekitar 5-10 persen dari berat badan sebelumnya, itu akan membantu menurunkan risiko penyakit.

Namun, bila Anda memiliki kondisi kesehatan khusus, sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum melakukan perubahan pola makan atau olahraga tertentu. (Eva/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA