HUT PGRI ke-73, Guru di Daerah Terpencil Pangandaran Terima Santunan

HUT PGRI ke-73, Guru di Daerah Terpencil Pangandaran Terima Santunan. Photo: Entang SR/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Dalam rangka HUT PGRI yang ke-73, Ranting PGRI Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, memberikan santunan bagi puluhan guru di daerah terpencil atau gurdacil dan guru yang sudah purnabakti.

Ketua Ranting PGRI Kecamatan Kalipucang, Undang Kusdiana, mengatakan, dalam peringatan HUT PGRI kali ini, pihaknya membuat gebrakan dengan menggelar sejumlah kegiatan, termasuk memberikan santunan ke sejumlah gurdacil dan guru purnabakti.

“Kami memberikan santunan kepada 19 orang guru di daerah terpencil, diantaranya guru SD Putrapinggan sebanyak 6 orang, SDN 2 Ciparakan 6 orang, dan guru SDN 1 Ciparakan 7 orang. Selain gurdacil, Ranting PGRI Kalipucang juga memberikan santunan ke guru purnabakti untuk SD sebanyak 7 orang dan SMP sebanyak 2 orang,” terangnya, kepada HR Online, saat ditemui di sela-sela kegiatan peringatan HUT PGRI, Rabu (21/11/2018).

Undang juga mengatakan, bahwa tema dalam HUT PGRI ke-73 tahun ini adalah “Mewujudkan guru sebagai pengerak perubahan menuju Indonesia cerdas berkarakter dalam revolusi industri.”

Rangkaian kegiatan yang digelar di lingkungan UPTD Pendidikan Kalipucang dalam rangka memeriahkan hari guru tersebut ditutup dengan Festival Seni Tradisional Ronggeng Amen.

Festival ini wajib diikuti oleh peserta dari kalangan guru yang ada di Kecamatan Kalipucang. Masing-masing sekolah mulai dari tingkat SD sampai SMA/SMK, harus mengirimkan peserta satu tim.

“Festival Ronggeng Amen ini kategorinya bebas. Dalam satu tim pesertanya bisa diikuti oleh kaum hawa dan kaum adam,” pungkas Undang, yang juga sebagai ketua panitia kegiatan. (Ntang/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA