Ingin Mengetahui Ponsel Black Market atau Resmi? Cek Keasliannya dengan Cara Ini

Ingin Mengetahui Ponsel Black Market atau Resmi? Cek Keasliannya dengan Cara Ini. Photo: Net/Ist.

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),- Upaya menekan penyebaran ponsel black market, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kini sedang menyiapkan aturan mengenai IMEI. Aturan ini bertujuan untuk mengidentifikasi ponsel resmi atau ponsel ilegal.

Kominfo menargetkan regulasi mengenai IMEI bisa selesai pada Desember 2018. Namun, sebelum regulasi itu diterbitkan, saat ini pengguna dapat memeriksa apakah ponsel yang mereka gunakan resmi atau termasuk ponsel black market.

Dirangkum dari berbagai sumber, Senin (26/11/2018), berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan, yakni dengan mengetahui terlebih dahulu IMEI ponsel Anda.

Nah, untuk mengetahui nomor IMEI ponsel, tekan *#06# maka layar ponsel secara otomatis akan menampilkan nomor IMEI. Setelah muncul nomor IMEI, Anda bisa mencatatnya lalu memeriksanya dengan memasukan ke situs http://kemenperin.go.id/imei/.

Kemudian, setelah memasukan nomor IMEI, ketik Simpan, dan tunggu hingga muncul keterangan ponsel yang memperlihatkan nama perusahaan, merk serta model. Jika muncul keterangan ponsel, berarti Anda menggunakan ponsel resmi.

Sedangkan, cara lainnya yaitu dengan menggunakan aplikasi SIRANI yang dapat diunduh di Google Play. Melalui aplikasi tersebut, Anda bisa menuju Daftar Sertifikat, lalu klik pencarian dengan menekan simbol kaca pembesar yang terdapat di bagian kanan atas.

Setelah itu, atur Parameter dengan posisi Nomor Sertifikat serta Jenis Sertifikat, yaitu Sertifikat Berlaku. Kemudian, temukan nomor postel yang ada pada box HP Anda, lalu masukan nomor postel tersebut ke dalam kolom pencarian, dan klik Cari.

Selanjutnya, periksa apakah muncul keterangan mengenai sertifikat berlaku. Kalau ditemukan, itu artinya ponsel tersebut barang resmi. Namun, jika tidak ditemukan sertifikat, berarti ponsel tersebut kemungkinan ilegal. (Eva/R3/HR-Online)