Konsumsi Jamur, Satu Keluarga di Banjar Keracunan

Kapolres Banjar AKBP Matrius tengah berkomunikasi dengan salah satu korban keracunan, Siti Jamilah. Foto: Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Satu keluarga di lingkungan Parunglesang, Rt 1/10, Kelurahan Banjar, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami keracunan setelah mengkonsumsi Jamur, Selasa (13/11/2018).

Jamur yang diolah kemudian dimasak dengan cara di oseng itu, dicampur dengan telur serta sawi putih. Tapi nahas, usai mengkonsumsi makanan tersebut, lima anggota keluarga mengalami gejala mual dan muntah-muntah.

Satu keluarga yang mengalami keracunan tersebut diantaranya adalah, Ana Maria (40), Siti Maesaroh (15), Sarifah Nuraeni (8), Abdul Muhyi (16), dan Siti Jamilah (58).

Kelima korban kemudian dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut Siti Jamilah, salah satu korban keracunan mengatakan, berawal pada Senin (12/11/2018) siang, dirinya mencari jamur di kebun belakang rumahnya. Dan menemukan jamur yang tumbuh subur dibekas batang pohon, kemudian dipetik jamur tersebut dibawa pulang.

Keesok harinya, Selasa (13/11/2018) pagi, Siti Jamilah mengolah jamur tersebut dan memasaknya untuk dijadikan teman nasi saat sarapan pagi. Ia dan anaknya serta ketiga cucunya menyantap “oseng” jamur tersebut. Sekitar pukul 09.00 WIB, satu keluarga ini tiba-tiba merasa mual dan muntah-muntah, termasuk ketiga cucunya yang berada di sekolah pun ikut terkena gejala mual dan muntah-muntah. Hingga akhirnya kelima anggota keluarga tersebut dibawa ke RSUD Banjar.

Dalam kasus keracunan ini, terlihat parah parah dialami oleh Ana Maria (40). Ia terlihat pucat dan terus muntah-muntah, hingga kondisinya lemas tak berdaya.

“Mungkin dia makan lebih banyak hingga terlihat lemas tak berdaya, karena muntah-muntah terus,” kata Ahid (39) salah satu kerabat korban.

Kasus keracunan satu keluarga ini, kini ditangani pihak Polres Banjar, oleh jajaran Satreskrim yang langsung menuju ke RSUD Banjar untuk melihat kondisi korban, dan beberapa anggota Polres Banjar ke rumah korban untuk mengambil sample tumis jamur tersebut, guna pengecekan ke laboratorium.

Kapolres Banjar, AKBP. Matrius, membenarkan bahwa telah terjadi kasus keracunan satu keluarga, setelah mengkonsumsi jamur olahan. Namun, saat Kapolres meninjau langsung kelima korban yang terbaring di IGD RSUD Banjar, kondisi korban sudah membaik.

“Kondisi korban saat ini berangsur membaik, setelah menjalani perawatan medis di RSUD Banjar,” katanya.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan, khususnya olahan jamur.

“Hati-hati memilih masakah olahan khsususnya jamur, karena ada jamur yang bisa dikonsumsi, adapula yang tidak bisa dikonsumsi (beracun),” ucapnya mengingatkan. (Hermanto/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA