Mahasiswa Kota Banjar Deklarasikan Pemilu Damai

Diskusi Deklarasi Pemilu Damai yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Banjar, di salah satu rumah makan di Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Banjar, menggelar Diskusi Deklarasi Pemilu Damai yang bertema “Meneropong demokrasi di Indonesia dalam perspektif Pancasila.” Kegiatan yang digagas mahasiswa Kota Banjar tersebut berlangsung di salah satu rumah makan di Lingkungan Cipadung, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Selasa (27/11/2018).

Puluhan mahasiswa Kota Banjar yang hadir pun ikut adil mendeklarasikan Pemilu damai dan mensukseskan pesta demokrasi dengan baik di Kota Banjar, dalam memilih calon pemimpin yang amanah.

“Kita selaku mahasiswa harus ikut andil mensukseskan kontestasi dan mendukung Pemilu yang damai, sesuai apa yang kita cita-cita bersama,” kata Ketua Umum HMI Cabang Kota Banjar, Joko Nurhidayat, kepada awak media, usai acara.

Menurutnya, kegiatan yang digelarnya ini hanya sebagian kecil usaha mahasiswa, dengan harapan melahirkan pemimpin yang benar-benar amanah. Baik calon legislative maupun presiden pada pesta demokrasi tahun 2019 mendatang.

Joko juga mengatakan, salah satu kontribusi mahasiswa dalam mensukseskan Pemilu yakni harus ikut berpartisipasi menciptakan Pemilu yang damai. Jangan mudah terpancing, dan terhasut akan janji maupun omongan dari siapapun.

“Mahasiswa sebagai agen of change harus bisa mengajak masyarakat merubah pola pikir yang selama ini sudah dianggap biasa,” tandas Joko.

Sementara itu, salah seorang pemateri dalam kegiatan tersebut, yang juga akademisi STISIP Bina Putera Banjar, Sidik Firmadi, mengatakan, mahasiswa sebagai bagian pemilih hendaknya jadi pemilih yang cerdas. Jangan sampai hak suara dibeli oleh uang, sebab itu termasuk money politic dan merupakan bentuk pelanggaran.

“Praktek money politic memang masih bisa terjadi selama masih ada kesempatan, dan masyarakat yang masih menerima enggan melaporkan hal tersebut,” ujarnya.

Sidik menyarankan kepada mahasiswa untuk berkomitmen terhadap diri sendiri, dan mengajak keluarga serta masyarakat di lingkungan sekitar untuk tidak menerima pemberian dari salah satu caleg atau tim sukses. (Nanks/Koran HR)

KOMENTAR ANDA