Pasca Selesai Dibangun, Pedagang Pasar Pamarican Ciamis Resah Tak Kebagian Kios

Meski pembangunan pasar Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, telah selesai dikerjakan, para pedagang belum mengetahui secara pasti kapan mereka akan menempati kios baru. Foto : Suherman/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-Meski pembangunan pasar Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, telah selesai dikerjakan, para pedagang belum mengetahui secara pasti kapan mereka akan menempati kios baru.

Para pedagang justru kini merasa resah dan khawatir tidak akan kebagian kios baru. Pasalnya, jumlah kios baru yang dibangun hanya 152 unit, sedangkan jumlah total pedagang pasar saat ini mencapai 247.

“Untuk menampung 163 pedagang yang kini berada di pasar sementara saja, tidak mungkin semuanya akan kebagian kios baru yang hanya berjumlah 152 unit,” kata pedagang yang enggan disebutkan namanya, kepada Koran HR, Selasa (13/11/2018) lalu.

Kepala Dusun Pamarican sekaligus warga pasar, Zaenal Arifin, membenarkan kekhawatiran yang dirasakan sejumlah pedagang. Menurut dia, pembangunan pasar kali ini baru dilakukan di bagian depan atau baru separuhnya.

“Otomatis, pedagang yang awalnya berjualan di bagian belakang nantinya tidak akan kebagian kios. Saya juga khawatir, saat pemindahan kios baru nanti akan terjadi hal –hal yang tidak diharapkan, sepertihalnya rebutan kios,” katanya, Selasa (13/11/2018).

Di tempat terpisah, Ketua Paguyuban Pasar Pamarican, Ade Samsu, saat dikonfirmasi Koran HR, Selasa (13/11/2018) lalu, memastikan bahwa kekhawatiran yang dialami para pedagang tidak memiliki dasar.

“Dari hasil pendataan saya, semuanya pasti akan kebagian. Memang jika dihitung dari jumlah awal, ya jelas itu tidak akan kebagian, karena ada beberapa pedagang yang memiliki lebih dari dua atau tiga kios waktu pasar lama,” katanya.

Namun, kata Ade Samsu, pada pembangunan pasar yang baru, pihaknya sudah membuat aturan, tidak ada lagi pedagang yang memiliki kios lebih dari satu. Nanti, pihaknya akan membagi rata masing-masing pedagang satu kios. (Suherman/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA