Saat Pasang Reklame ‘Sundul’ Kabel, Pekerja di Pangandaran Tersengat Arus Listrik

Muhtar (53), pekerja buruh lepas yang tersengat listrik saat memasang reklame, mendapat perawatan medis di Puskesmas Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Rabu (28/11/2018). Aceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Seorang pekerja buruh lepas yang diketahui bernama Muhtar (53), warga Dusun Neglasari RT 02/RW 03 Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dilaporkan tersengat arus listrik saat memasang reklame, di lapang terminal simpang tiga Kalipucang, Kecamatan Kalipucang, Rabu (28/11/2018) siang.

Beruntung, saat naik ke rangka reklame dan kemudian tersengat listrik, korban masih bisa tertopang oleh temannya, sehingga tidak sampai terjun ke bawah. Hanya korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya.

Menurut teman korban, Deri Irwan, yang ikut memasang reklame, kejadian ini bermula ketika Muhtar bersama dirinya naik ke rangka reklame untuk memasang gambar. Korban, tambah dia, lebih dulu naik ke rangka paling atas untuk memasang ujung gambar. Sementara dirinya memasang ujung bawah gambar yang dipasangkan di rangka paling bawah.

“Saat dia tengah memasang gambar, tiba-tiba saja berteriak dan kemudian loncat ke bawah. Beruntung, Muhtar jatuh tepat di bawah saya, sehingga bisa saya topang dan tidak sampai jatuh ke tanah. Setelah berhasil ditopang, kemudian kami berdua turun dari rangka reklame dengan selamat,” ujarnya.

Namun begitu, kata Deri, Muhtar meringis kesakitan karena mengalami luka bakar. Menurutnya, kepala Muhtar tidak sengaja menyentuh kabel listrik PLN yang membentang di dekat rangka reklame. “Dia kayanya tidak sadar di dekat rangka reklame terdapat kabel listrik yang membentang,” ujarnya.

Deri juga mengatakan banyak orang di sekitar terminal yang menolangnya hingga bisa turun dari rangka reklame dengan selamat. “Untuk saja banyak orang yang menolong. Kalau tidak, kami berdua bisa terjun bebas ke bawah,” ujarnya.

Muhtar pun langsung dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan tindakan medis. Dan kini masih dalam menjalani perawatan. (Ceng2/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA