Terbatas Anggaran, Atlet Disabilitas Tetap Berjuang untuk Pangandaran

Pemkab Pangandaran saat melepas kontingen atlet disabilitas yang akan berlomba dalam Peparda ke-5 di Bogor. Foto: Ceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pemkab Pangandaran melepas sebanyak 13 atlet disabilitas yang akan bertanding dalam Pekan Paralympic Daerah (Peparda) ke-5 di Bogor pada 4-12 November 2018. Pelepasan kontingen Pangandaran tersebut berlangsung di Setda Pangandaran, Selasa (30/10/2018) lalu.

Sekda Pangandaran, Mahmud, mengatakan, pihaknya merasa bangga dengan para atlet disabilitas tersebut yang bakal berjuang untuk membawa harum nama Pangandaran dalam Peparda ke-5 tingkat Provinsi Jabar di Bogor.

“Kami sangat berterima kasih kepada pengurus National Paralypic Commite Indonesia (NPCI) Pangandaran serta para atlet disabilitas yang berkenan untuk berjuang membawa nama baik Pangandaran di tingkat Provinsi Jabar,” katanya.

Sebagai daerah otonomi baru, kata Mahmud, Pemkab Pangandaran belum maksimal dalam mengakomodir dan memberikan anggaran untuk para atlet disabilitas. Meski begitu, Pemkab Pangandaran bisa mengupayakan untuk mengirimkan sebanyak 13 atlet untuk mengisi 5 cabor yang diperlombakan.

“Ini kali pertama Pangandaran mengirimkan atlet disabilitas dalam Peparda. Maka dari itu, kami harap kontingen dari Pangandaran nantinya bisa membawa prestasi yang memuaskan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua NPCI Pangandaran, Wahyu Hidayah, mengatakan, kontingen dari Pangandaran dalam Peparda ini setidaknya memberangkatkan sebanyak 13 atlet, 8 pelatih dan official.

Cabang olahraga yang diikuti, kata Wahyu, di antaranya bulu tangkis, renang, catur, bowling, tenis meja dan cabor atletik.

“Kita akan berusaha semaksimal mungkin dalam Peparda kali ini. Karena ini yang pertama kali, kita harap menjadi motivasi untuk ke depannya,” kata Wahyu.

Di lokasi yang sama, ketua kontingen Pangandaran, Agus Teguh, mengatakan, pihaknya sangat memaklumi dengan terbatasnya anggaran dari Pemkab untuk para atlet disabilitas tersebut.

“Saat ini kami berjalan dengan segala keterbatasan, baik perekrutan, pelatihan hingga pendanaan. Masih sangat minim. Insya Alloh dengan persiapan yang lebih matang nanti tahun berikutnya bisa lebih maksimal,” katanya.

Meskipun dengan segala keterbatasan, Agus Teguh bersama para atlet, pelatih, official serta jajaran NPCI tidak pernah surut untuk menggelorakan semangat berjuang dalam Peparda di Bogor.

“Kami minta doa dan dukungannya dari semua masyarakat Kabupaten Pangandaran agar kita pulang bisa membawa medali,” pungkasnya. (Ceng/Koran HR)

KOMENTAR ANDA