Jabar International Marathon di Pangandaran Akan Jadi Event Tahunan

Jabar International Marathon atau kejuaraan lari dengan rute melintasi kawasan objek wisata pantai di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (02/12/2018). Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Jabar International Marathon atau kejuaraan lari dengan rute melintasi kawasan objek wisata pantai di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (02/12/2018), berlangsung sukses. Kejuaraan lari yang memulai start dari kawasan pantai Pamugaran dengan rute melintasi sebagian garis pantai dan finish di pantai Batu Hiu ini ditargetkan menjadi event tahunan olahraga di Jawa Barat.

“Pemprov Jabar akan mengagendakan acara ini menjadi event olahraga tahunan berskala internasional di Jawa Barat,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat, Yudha M. Saputra, saat memberikan sambutan pada acara tersebut.

Yudha menambahkan, pada tahun berikutnya, kejuaraan lari internasional atau Jabar International Marathon ini harus lebih bergengsi. Pihaknya, kata dia, akan mengupayakan pada tahun depan kejuaraan ini bisa diakui dan mendapat sertifikasi dari IAAF (International Association of Athletics Federations) atau Asosiasi Internasional Federasi Atletik.

“Tak hanya bergengsi, tetapi dengan sertifikasi IAAF diharapkan bisa lebih menarik lebih banyak peserta dari luar negeri,” ujarnya.

Apabila berhasil menarik peserta dari luar negeri, lanjut Yudha, kejuaraan ini secara tidak langsung akan membantu meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Pangandaran. “Artinya, kejuaraan ini sangat sejalan dengan program Pemprov Jabar dalam pengembangan pariwisata di Jabar selatan,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengapresiasi digelarnya kejuaraan lari marathon tingkat internasional di Pangandaran. Dia berharap lebih banyak lagi event bertaraf internasional digelar di Pangandaran.

“Acara seperti ini tidak hanya sekedar menggeliatkan olahraga atletik di Indonesia, tetapi juga sebagai sarana promosi bagi parawisata Pangandaran,” katanya.

Jeje juga menyampaikan bahwa tahun depan wajah Pangandaran akan banyak berubah. Hal itu setelah pada tahun ini dan tahun depan pihaknya bersama Pemprov dan pemerintah pusat menggulirkan penataan di sejumlah titik di kawasan objek wisata pantai Pangandaran.

“Ketika wajah Pangandaran semakin tertata rapih, Insyaallah akan mendongkrak angka kunjungan wisatawan. Karena tahun depan merupakan awal menggeliatnya pembangunan parawisata di kawasan Jabar Selatan, khususnya Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.

Sementara itu, peserta kejuaraan lari marathon ini diikuti atlet dari berbagai Negara. Setiap atlet harus mempu sampai di garis finish dengan jarak dan waktu yang ditentukan. Seperti lari marathon dengan jarak 42 km harus sampai digaris finish maksimal 7 jam, half marathon harus ditempuh dengan waktu 4 jam, lari marathon dengan jarak 10 km harus ditempuh 2 jam dan lari marathon 5 km harus ditempuh dalam waktu 1 jam.

Peserta yang mendaftar sebanyak 700 atlet yang mencakup pelari-pelari internasional, diantaranya dari Kenya dan Angola. Hadiah total kejuaraan ini pun sebesar Rp. 619 juta.

Pada kategori full marathon peserta melewati rute terjauh, yakni mulai dari Jalan Pamugaran – Jalan Cijulang – Jalan Parigi – Jalan Buniayu – Jalan Bojongsalawe – Jalan Batuhiu – Jalan Raya Cijulang – Jalan Pamugaran. Dengan rute ini, para pelari akan menikmati panorama lanscape pantai dan pedesaan di sepanjang Pantai Barat Pangandaran. (Mad/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA