Bahaya Mie Instant Bagi Kesehatan, Begini Cara Mengatasinya!

Mie Instant Berbahaya Bagi Kesehatan, Begini Cara Mengatasinya!

Berita Kesehatan, (harapanrakyat.com),- Bahaya, Mie Instant merupakan makanan yang memiliki banyak penikmat. Selain rasanya yang lezat, pilihan berbagai rasa pun sangat beragam. Sebagian besar masyarakat Indonesia sangat menyukai mie instant ini terutama anak kos. Namun Apakah Anda tahu, ada beberapa bahaya yang mengancam jika Anda terlalu sering mengonsumsi mie instant?

Mie instant termasuk makanan yang siap dimasak. Namun, sebelum menjadi bentuk mie, sudah melalui banyak proses. Proses yang terjadi sebelum bahan menjadi mie adalah pendinginan, pemasakan, pemanasan dan pegeringan. Bahaya mie instant sebenarnya disebabkan banyaknya proses kimia dan penambahan bumbu yang sebenarnya tidak baik untuk kesehatan.

Bahaya Mie Instant Bagi Kesehatan Tubuh

  1. Sindrom Metabolik

Berdasarkan hasil penelitan yang dilakukan Hyun Shin, wanita yang mengonsumsi 2 kali atau lebih dalam seminggu beresiko tinggi terpapar sindrom metabolik. Dibandingkan dengan wanita yang tidak mengonsumsinya sama sekali, lebih bisa terhindar dari sindrom metabolik.

Sindrom metabolik dapat menyerang orang, khususnya wanita. Karena di dalam mie instant mengandung banyak sodium dan lemak jenuh. Tentu saja sodium dan lemak jenuh tidak sehat untuk tubuh apabila dikonsumsi secara terus-menerus dan terlalu sering.

  1. Diabetes

Menurut dokter Simran Saini, mie instan mengandung maida. Maida sendiri merupakan olahan tepung terigu yang telah mengalami proses penggilingan, penghalusan dan pemutihan. Ahli gizi ini telah mengklasifikasi bahwa maida tidak memiliki kandungan nutrisi apapun. Sehingga mengonsumsi maida justru akan memicu kegemukan.

Kandungan gula yang cukup tinggi pada maida dapat memicu peningkatan jumlah gula dalam darah. Jumlah gula dalam darah yang terlalu tinggi tentu saja akan menimbulkan berbagai penyakit seperti diabetes.

Ketika mengonsumsi mie instant yang mengandung maida, pankreas akan melepaskan insulin dengan cepat untuk mencernanya. Apalagi proses pencernaan maida membutuhkan waktu, sehingga kondisi ini memicu pembengkakan dan berpotensi diabetes tipe 2.

Cara Mengatasi Bahaya Mie Instant

Seorang ahli gizi dari New York University mengatakan, bahwamie instant masih boleh dikonsumsi dan dampak bagi kesehatan tubuh masih bisa dikendalikan.

Cara mengatasi dampak bahaya mie instan adalah dengan tidak mengonsumsi mie instant setiap hari. mengonsumsinya hanya beberapa kali dalam seminggu, atau maksimal 3 kali seminggu.

Ketika makan mie instant, campurkan juga makanan yang pemrosesannya tidak cepat, seperti sayuran dan telur. (Deni/R4/HR-Online)

KOMENTAR ANDA