Bawaslu Pangandaran akan Tertibkan Alat Peraga Kampanye di Angkutan Umum

Bawaslu Pangandaran akan Tertibkan Alat Peraga Kampanye di Angkutan Umum. Photo : Madlani/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Badan Pengawas Pemilu, (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akan menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang kendaraan angkutan umum.

Dalam penertiban APK yang rencananya dilakukan Selasa (11/12/2018) nanti, pihak Bawaslu akan bekerjasama dengan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Perizinan, dan KPU Kabupaten Pangandaran.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Gaga Abdillah Sihab, mengatakan, berdasarkan data, pihaknya menemukan APK yang diduga melanggar aturan. APK tersebut diantaranya calon anggota DPRD Kabupaten Pangandaran sebanyak ada 1.350.

“Untuk APK capres dan cawapres ada 61. Kemudian, 110 APK caleg DPR RI, 44 APK caleg DPRD Provinis, dan 4 APK DPD yang diduga melanggaar aturan. Kita terlebih dahulu akan menyebar surat himbauan ke tiap parpol untuk segera menertibkan APK peserta Pemilu yang diduga melanggar aturan tersebut,” jelasnya, kepada HR Online, Jum’at (07/12/2018).

Sedangkan, pemasangan APK di bilboard dipastikan semuanya tidak memiliki izin. Namun, lanjut Gaga, untuk jumlahnya belum bisa dipastikan. Hanya saja pemasangannya berada di luar zonasi yang telah ditetapkan, sehingga akan tetap ditertibkan.

“Selain itu, kami juga akan menertibkan APK berupa stiker calon yang ditempel di angkutan umum. Sebelumnya, kami memberikan kesempatan kepada para peserta Pemilu 2019 selama tiga hari, yakni sampai hari Senin besok, untuk menertibkan APK yang mereka pasang,” terangnya.

Menurut Gaga, mengenai APK yang dipasang di kendaraan angkutan umum, bahwa sesuai aturan Dishub, stiker yang dipasang tersebut tingkat kecerahannya jangan melebihi 70 persen. Jika melebihi, maka akan dicopot.

“Dalam hal ini, kami sudah meminta kepada Dishub untuk mengeluarkan surat edaran terkait pencopotan stiker, dengan harapan bisa segera disampaikan ke pemilik angkutan umum tersebut,” pungkas Gaga. (Madlani/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA