BK DPRD Pangandaran Beberkan Tingkat Kehadiran Tahun 2018

Rapat DPRD Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Badan Kehormatan (BK) DPRD Pangandaran melaporkan tingkat kehadiran seluruh anggota DPRD selama tahun 2018.

Dalam pelaporan yang disampaikan pada rapar paripurna beberapa waktu lalu, Fraksi PDI Perjuangan menghadiri sebanyak 72 persen dari jumlah rapat yang totalnya mencapai 873 kali, atau hanya menghadiri 632 rapat.

Sementara itu, Fraksi PAN tingkat kehadirannya mencapai 71 persen dari rapat yang seharusnya 868 kali, atau hanya menghadiri 614 rapat. Sementara itu, fraksi golkar hanya mencapai 54 persen atau 312 hadir rapat dari yang seharusnya 579 kali rapat.

Adapun untuk fraksi PKB, tingkat kehadirannya mencapai 62 persen atau 417 kehadiran dari jumlah rapat yang mencapai 532 kali. Sementara fraksi PPP plus hanya mencapai 61 persen atau 317 kehadiran dari jumlah rapat 523. Lalu fraksi PKS menunjukkan paling rajin rapat yang menunjukkan 77 persen kehadiran, dari jumlah 289 dan menghadiri 223 rapat.

Menurut Ketua BK DPRD Pangandaran, Yenyen Windiyani, selama tahun 2018 ini rapat paripurna digelar sebanyak 52 kali. Selain itu, ada juga rapat yang memang harus dihadiri wakil rakyat tersebut, seperti rapat Bamus, Banggar, Bapemperda serta rapat Komisi.

“Seluruh anggota DPRD ada 35 anggota dengan jumlah fraksi sebanyak 6 fraksi, yakni fraksi PDI-P ada 8 anggota, PAN plus 8 anggota, Golkar 5 anggota, PKB plus 6 anggota, PPP 5 anggota dan PKS plus ada 3 anggota,” jelas Yenyen.

Yenyen menambahkan, sesuai catatan yang ia miliki, tingkat kehadiran dari Fraksi PDI-P di antaranya Asep Noordin total kehadirannya mencapai 37,84%. Erma Bastaman 67,92%. Sri Rahayu 79,87%. Iwan M Ridwan 80,15%. Deni Kusnani 84,29%. Hesti Mulyati 68,57%. Ucup Supriatna 73,73%,  dan Ruhanda total kehadirannya mencapai 84,55%.

Sementara untuk Fraksi PAN Plus total kehadirannya mencapai 71%, dengan rincian Muhrodin Susilawan mencapai 74%. Alip Suhendi 73%, Idi Supriadi 52%, Adang Hadari 83%, Imang Wardiman 65%, Yenyen Windiyani 80%, Nia Sumiasari 75% dan Hendra Lesmana mencapai 67%.
Lalu untuk Fraksi Partai Golongan Karya, lanjut Yenyen, total kehadirannya mencapai 54% dengan rincian Toto S Heryana total kehadirannya mencapai 76%, Ade Ruminah 72%, Jajang Mustofa 73%, Muhamad Taufiq 40%, Tudi Hermanto kehadiran mencapai 39%.

Sementara untuk Fraksi PKB Plus, total kehadirannya mencapai 62% dengan rincian Ngisom total kehadiran mencapai 52%, Anwar Solihin 81%, Uce Hasid 58%, Jalaludin 55 %, Sutarya 63%, Ruspandi mencapai 75%.

Kemudian, papar Yenyen, Fraksi PPP total kehadirannya mencapai 61 persen dengan rincian Asikin total kehadirannya mencapai 76%, Syarif Haerul Anwar 17%, Jajang Ismail 65%, Wowo Kustiwa 77%, Cicih Mintarsih kehadirannya mencapai 78%.

Terakhir, untuk Fraksi PKS total kehadirannya mencapai 77% dengan rincian Endang Ahmad Hidayat mencapai 52%, Solihudin 60%, Yusuf Tajiri 85%.

“Fraksi Golkar berdasarkan catatan merupakan partai yang persentase tingkat kehadiran anggotanya paling rendah, yakni mencapai 54 persen. Sementara yang paling rajin adalah fraksi PKS dengan persentase 77 persen,” pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online)

Loading...