Cara Meningkatkan Kinerja Laptop Lemot

Cara Meningkatkan Kinerja Laptop Lemot

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),- Sebuah laptop yang memiliki spesifikasi standar tentunya akan berjalan sesuai dengan kemampuannya. Seiring lamanya penggunaan, laptop dapat berjalan semakin lemot dari semestinya. Untuk membuat laptop menjadi lebih kencang dan cepat, Anda sebaiknya memperlajari tips dan trik di bawah ini.

  1. Membersihkan Berkas Sampah atau Cache

Jumlah cache yang besar dan tersimpan pada memori harddisk tentunya dapat membuat laptop lemot. Berkas sampah atau cache tersebut merupakan hasil dari aktifitas kita ketika menggunakan laptop, seperti aktifitas browsing, menginstall dan uninstall aplikasi, streaming video dan lain sebagainya.

Semakin banyak berkas sampah yang tersimpan, akan semakin membebani memori harddisk dan ujung-ujungnya laptop jadi lemot. Jika sudah terasa lemot, sebaiknya hapus berkas sampah tersebut dengan menggunakan aplikasi Clean Master. Anda dapat mendownload aplikasi tersebut di internet.

  1. Mengganti Kapasitas RAM

RAM merupakan komponen yang bertugas menyimpan data proses sementara. Konsepnya adalah semakin lega kapasitas RAM, maka proses atau kinerja laptopnya pun akan berjalan lebih cepat. Sebaliknya, jika RAM penuh, prosesnya pun akan lambat.

Jika laptop digunakan untuk membuka aplikasi berat dan berukuran besar, sebuah RAM berkapasitas kecil akan terbebani dan menyebabkan lag atau hang. Solusinya adalah mengganti RAM dengan kapasitas yang lebih besar, misalnya 8 GB atau minimal 4 GB.

  1. Kesehatan Harddisk Menurun

Jika kinerja laptop terasa melambat, hal itu bisa disebabkan dari kesehatan HDD yang menurun. Kesehatan Harddisk (HDD) dapat dicek dengan menggunakan aplikasi harddisk sentinel. Setelah menginstall aplikasi tersebut, kondisi kesehatan HDD akan terlihat pada aplikasi ini.

Kondisi HDD yang baik tentunya akan menunjukkan tingkat kesehatan sebesar 90% lebih jika dicek dengan aplikasi harddisk sentinel. Tidak ada solusi lain jika kesehatan harddisk menurun selain menjaganya tetap pada kondisi yang sama.

Hal yang menyebabkan kesehatan harddisk menurun biasanya dari guncangan yang terjadi ketika laptop dalam keadaan menyala. Aktifitas seperti mematikan paksa dengan menekan tombol power pada saat laptop menyala juga dapat menyebabkan kesehatan harddisk menurun.

Jika sudah terjadi bad sector atau kesehatan harddisk kurang dari 70%, disarankan untuk segera membackup data ke harddisk eksternal kemudian mengganti harddisk tersebut dengan yang baru.

Ingin media penyimpanan yang cepat dan tahan guncangan? Pilihannya adalah mengganti HDD ke SSD, namun harganya cukup mahal yaitu 120 GB SSD seharga Rp. 350 ribu sampai Rp. 500 ribu. (Deni/R4/HR-Online)

Loading...