Desa Panjalu Ciamis Raih Penghargaan dari Kemendes

Desa Panjalu Ciamis Raih Penghargaan dari Kemendes
Pemdes Panjalu saat menerima penghargaan dari Kemendes. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Desa Panjalu, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, mendapatkan penghargaan dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), sebagai salah satu Desa Terbaik di Indonesia.

Penghargaan Desa Terbaik yang diraih Desa Panjalu itu terkait dalam Indeks Desa Membangun (IDM) tahun 2017. Pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM) itu sendiri dilatarbelakangi indikatr indek ketahanan sosial, indeks ketahanan ekonomi dan indeks ketahanan ekologi desa.

Kepala Bidang Pemberdayaan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ciamis, Aman, SSTP, M.Si, ketika ditemui Koran HR, Senin (03/12/2018), membenarkan pengharaan yang diperoleh desa tersebut.

Aman menjelaskan, penghargaan tersebut merujuk pada hasil pengukuran IDM tahun 2017. Berdasarkan hal itu, Panjalu mempunyai nilai IDM 0,906 dengan status IDM sebagai Desa Mandiri.

“Nilai IDM Desa ini terbesar di Provinsi Jawa Barat. Sehingga, Panjalu mewakili Jawa Barat mendapatkan Penghargaan 33 Desa Terbaik Nasional. Hal itu berdasarkan Pengukuran Indeks Desa Membangun (IDM),” katanya.

Indeks Desa Membangun adalah terusan dari data potensi desa yang diberlakukan sebagai baseline data dasar pembangunan desa. Sasaran pembangunan desa dan kawasan perdesaan adalah mengentaskan desa tertinggal. Kemudian meningkatkan minimal Desa Mandiri sesuai RPJMN 2015 – 2019. Indeks Desa Membangun diperlukan sebagai acuan terhadap status desa yang diatur dalam Permendesa PDT Trans Nomor 2 Tahun 2016 tentang Indeks Desa Membangun.

Indeks Desa Membangun disusun untuk mendukung upaya Pemerintah dalam menangani pengentasan Desa Tertinggal dan peningkatan Desa Mandiri. Tujuannya antara lain menetapkan status kemajuan dan kemandirian desa, dan menyediakan data dan informasi dasar bagi pembangunan Desa.

Ruang lingkup pengaturan Indeks Desa Membangun ini meliputi; komponen Indeks Desa Membangun, status kemajuan dan kemandirian desa, dan penggunaan dan pengelolaan data Indeks Desa Membangun.

Secara umum, pedoman IDM disusun untuk memberikan panduan kepada pemerintah pusat, daerah, dan desa. Pemerintah dapat memanfaatkan data dan informasi IDM sebagai salah satu basis dalam proses perencanaan, pelaksanaan, serta pemantauan dan evaluasi pembangunan Desa. (Deni/Koran HR)

KOMENTAR ANDA