Diduga Sopir Ngantuk, Dump Truk di Pangandaran Seruduk Pagar Rumah Sakit

Kendaraan dump truk dengan nopol Z 8619 HP menabrak pagar depan milik Rumah Sakit HS Budiman yang berada di jalan raya Babakan Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (04/12/2018) sekitar pukul 06.00 WIB. Diduga penyebab kecelakaan akibat sopir ngantuk. Foto: Entang SR/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Diduga karena sopir ngantuk, sebuah kendaraan dump truk dengan nopol Z 8619 HP yang dikemudikan oleh Gin Gin Ginawan (18), warga Kampung Kostasari RT 02/RW 01 Pedangkamulyan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya, dilaporkan menabrak pagar depan milik Rumah Sakit HS Budiman yang berada di jalan raya Babakan Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (04/12/2018) sekitar pukul 06.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut. Namun, bagian depan dump truk tampak ringsek dan pagar rumah sakit pun mengalami kerusakaan.

Dari informasi yang dihimpun HR Online, kecelakaan ini bermula ketika truk yang bermuatan batu bollder ini datang dari arah Banjar menuju Pangandaran. Saat melintas di tempat kejadian, tiba-tiba saja dump truk tersebut keluar dari jalur  dan langsung menabrak pagar.

“Kecalakaan ini diduga akibat sopir ngantuk. Karena sebelum terjadi kecelakaan, kendaraan tersebut tidak dirintangi kendaraan lain atau akan menabrak apapun. Karena di jalanan waktu itu masih lengang. Saya melihat truk itu tiba-tiba saja nyelong ke kiri jalan dan langsung menabrak pagar,” ujar Heri Supriadi, saksi mata, saat ditemui di lokasi kejadian.

Setelah terjadi kecelakaan, kata Heri, petugas kepolisian yang dibantu warga langsung melakukan evakuasi dengan menurunkan muatan batu agar mudah ditarik oleh mobil derek. “Setelah berhasil dievakuasi, kendaraan dump truk itu langsung ditarik oleh mobil derek dan diamankan oleh pihak kepolisian,” ujarnya.

Saat dicek kendaraannya, kata Heri, ternyata kondisinya sudah tidak layak pakai dan masa berlaku STNK pun habis sejak tahun 2016 lalu. “Tak hanya dari faktor sopir saja, tetapi kondisi kendaraannya pun sudah tidak layak jalan,” katanya.

Sementara itu, Anggota Unit Polantas Polsek Pangandaran, Brigadir F Ridwan Anshori, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, penyebab kecelakaan diduga dari faktor sopir mengantuk. “Dump truknya sudah kami amankan. Sementara saat ini tengah melakukan mediasi antara pemilik truk dengan pihak rumah sakit untuk pertanggungjawaban kerusakan pagar,” ujarnya. (Ntang/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA