Diduga Stroke, ‘Pak Ogah’ di Pangandaran Tewas Mengenaskan Akibat Kepalanya Terlindas Bus

Agus Jaelani (55) yang sering membantu mengatur lalu lintas atau biasa disebut 'Pak Ogah' dilaporkan tewas terlindas Bus di jalan raya Batukaras tepatnya Dusun Batukaras RT13/RW 06 Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (22/12/2018). Kasus ini menambah daftar korban kecelakaan maut di Pangandaran. Foto: Istimewa

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Kecelakaan maut di Pangandaran kembali terjadi. Kali ini, seorang warga bernama Agus Jaelani (55) yang sering membantu mengatur lalu lintas atau biasa disebut ‘Pak Ogah’ dilaporkan tewas terlindas Bus di jalan raya Batukaras tepatnya Dusun Batukaras RT13/RW 06 Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (22/12/2018).

Dari informasi yang berhasil dihimpun HR Online, kecelakaan ini bermula ketika korban yang juga warga setempat tengah membantu mengatur lalu lintas dan berdiri di pinggir jalan. Saat itu, dari arah Batukaras, melintas Bus Gagak Remang dan sempat berhenti memberikan uang receh kepada korban.

Namun naas, saat Bus kembali melaju menuju arah Green Canyon, tiba-tiba saja korban yang berada tepat di depan Bus mendadak jatuh dan kemudian bagian kepalanya terlindas ban belakang Bus. Korban pun dilaporkan tewas di tempat kejadian.

Menurut Dadang, warga setempat yang juga saksi mata, korban yang tiba-tiba jatuh diduga karena serangan stroke. Pasalnya, sebelum terjatuh dan kemudian terlindas Bus, kaki korban belum melangkah atau tidak ada kemungkinan diakibatkan dari tersandung batu. “Korban pun berdiri sendirian di pinggir jalan atau tidak ada dorongan dari orang lain sehingga terjatuh. Maka dari itu, warga di sini menyimpulkan korban terjatuh diduga akibat serangan stroke atau karena penyakit lain,” ujarnya.

Dadang menambahkan, saat korban terlindas, sopir Bus sempat tidak merasakan ada sesuatu yang terjadi. Beruntung, warga yang melihat kejadian itu, langsung meneriaki sopir untuk minta segera berhenti. Namun begitu, upaya itu tidak menolong korban. Ketika dievakuasi, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan kondisi sangat mengenaskan.

“Korban mengalami luka berat dan tampak pada tulang belakang kepalanya remuk. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Cijulang untuk keperluan pemulasaraan dan penyelidikan pihak kepolisian,” ujarnya.

Sementara itu, kecelakaan maut di Pangandaran yang menewaskan seorang ‘Pak Ogah’ dibenarkan oleh Kapolsek Cijulang AKP Lubis, saat dikonfirmasi HR Online, Sabtu (22/12/2018). Menurutnya, kasus kecelakaan ini sudah ditangani pihaknya. (Ntang/R2/HR- Online)