Senin, Mei 23, 2022
BerandaBerita CiamisBerita BanjarsariDKM Masjid Besar Pamarican Ciamis Gagas Infaq Pengajian untuk Bangun Rumah Warga...

DKM Masjid Besar Pamarican Ciamis Gagas Infaq Pengajian untuk Bangun Rumah Warga Miskin

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Polres Ciamis bersama Pengurus Masjid Besar Pamarican serta MUI Pamarican melakukan bakti sosial pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Dusun Golempang, Desa Pamarican, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Puluhan anggota kepolisian dari Polres ciamis dan Polsek Pamarican dibantu anggota Koramil Pamarican bersama sama mendirikan rumah keluarga Holidin di RT 30/09 Dusun Golempang, Senin (24/12/2018).

Kapolres Ciamis. AKBP Bismo Teguh Prakoso, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegitan sosial sebagai bentuk kepedulian pihaknya kepada warga miskin yang ada di wilayah kerjanya.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk sosial, di mana kami saat ini tengah bersinergitas dengan masyarakat. Terutama untuk kegiatan ini kami dari kepolisian sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan (agenda tahunan) pengurus DKM Mesjid Besar Pamarican, yang telah membuat langkah yang sangat terpuji,” katanya kepada HR Online.

Dalam pembangunan tersebut, lanjut Bismo, pihaknya memberikan bantuan tambahan  biaya pembangunan serta tenaga dari anggotanya bersama TNI.

Sementara itu, Ketua Panitia pembangunan Rutilahu sekaligus Ketua MUI Kecamatan Pamarican, KH. Amir Hamzah, mengatakan, kegiatan pembangunan tersebut adalah program kemanusiaan yang dilaksanakan satu tahun sekali, yang mana menggunakan sumber anggaran infaq dari masyarakat yang tergabung dalam organisasi pengajian.

“Alhamdulillah, kegiatan seperti ini sudah kita lakukan selama dua tahun dengan sekarang, dan dari dua tahun itu sudah kita dirikan tiga rumah untuk bantuan kepada warga miskin yang rumahnya sudah tidak layak huni,” jelasnya.

Untuk jenis bantuan, terang Amir Hamzah, pihaknya langsung memberikan bantuan berupa uang sebesar Rp.10 juta kepada penerima. Selain itu, warga setempat juga diminta bantuan berupa tenaga untuk mempercepat proses pembangunan.

“Insya Allah kami sudah sepakat dan kegiatan ini sudah dijadikan program wajib dalam satu tahun. Target kami adalah mendirikan satu rumah, walau pada tahun 2017 kita berhasil mendirikan dua bangunan rumah untuk warga miskin, ”terangnya.

Masih dikatakan Amir Hamzah, untuk mengumpulkan anggaran sebesar ini, pihaknya hanya memberikan imbauan dan ajakan kepada para anggota pengajian. Beruntung ajakan tersebut mendapatkan respon baik dari masyarakat.

“Bisa di bayangkan, seandainya kita bisa peduli untuk menyisihkan infaq setiap bulannya, tidak harus besar, minimal dengan uang Rp 2 ribu, Insya Allah kita akan mampu memberikan kebahagiaan kepada sesama. Penduduk Pamarican ini begitu banyak, jadi sudah bisa dibayangkan dengan jumlah lebih dari 50 ribu jiwa akan berapa jumlah infaq yang akan bisa kita salurkan. Meski hanya dalam momen pengajian hari besar saja, dan kurun waktunya satu tahun sekali, kita sudah bisa membangun satu rumah, apalagi jika rutin setiap bulan, kami juga berharap seluruh masyarakat yang tergolong mampu untuk tidak ragu ragu lagi dalam memberikan infaq untuk kami salurkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pamarican, Endang Rahman, mengaku sangat terbantu dengan adanya program kegiatan yang di lakukan oleh DKM/MUI Pamarican. Menurutnya, dengan adanya program seperti itu pemerintah pun ikut terbantu dalam upaya penuntasan kemiskinan.

“Jelas kami selaku pemerintah mengaku sangat terbantu dengan adanya program seperti ini. Mudah mudahan saja program ini bisa terus berjalan hingga lebih meningkat lagi hingga semua warga miskin bisa mendapatkan bantuan, dan tentunya mereka bisa hidup lebih nyaman dengan adaya bantuan hunian seperti ini,” katanya.

Sumber informasi di lapangan, Holidin (60) diketahui bekerja serabutan. Ia tinggal bersama istri dan anak anaknya di sebuah gubuk yang terletak di tanah milik Perhutani. Bangunan gubugnya pun terlihat sangat memprihatinkan dan sangat tidak layak untuk dihuni. Dengan diberikannya bantuan berupa rumah, keluarga Holidin pun mengaku sangat gembira.

“Sulit untuk saya ungkapkan, saya hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah memberikan bantuan rumah untuk keluarga saya. Semoga apa yang telah di berikan kepada saya ini mendapat pahala,” singkatnya. (Suherman/R6/HR-Online)

- Advertisment -