Kontes Gak Pakai Smartphone Selama 1 Tahun Hadiahnya Rp 1,4 Miliar, Berani?

Berita Teknologi, (harapanrakyat.com),- Berani gak pakai smartphone selama 1 tahun, sebuah perusahaan minuman ini akan memberikan hadiah sebesar USD 10 ribu, atau setara Rp 1,4 miliar.

Kontes tersebut diadakan di Amerika Serikat oleh perusahaan minuman Vitaminwater. Bagi yang berminat bisa mendaftar di Instagram atau Twitter dengan hastag #nophoneforayear, berikut dengan alasan apa yang mau dilakukan peserta kontes jika gak pakai smartphone selama 1 tahun.

Memang puasa menggunakan ponsel pintar dalam jangka waktu lama jelas tidak mudah. Makanya perusahaan tersebut berani memberikan hadiah berupa uang tunai dengan jumlah yang cukup menggiurkan itu.

Pada Januari 2019 nanti, kontestan yang terpilih akan memulai kompetisi. Mereka akan dibekali ponsel jadul buatan tahun 1996 untuk digunakan sehari-hari. Selama mengikuti kontes, dalam satu tahun mereka tidak diperbolehkan memakai smartphone atau tablet, baik milik sendiri maupun punya orang lain.

Namun, untuk pemakaian leptop masih diizinkan. Bila berhasil setahun puasa tanpa ponsel pintar, hadiahnya sebesar USD 100 ribu atau di kisaran Rp 1,4 miliar. Tapi, jika mampunya hanya 6 bulan maka akan diberi hadiah sebesar USD 10 ribu. Pihak penyelenggara pun bakal menguji kejujuran peserta menggunakan alat tes kebohongan.

“Kami pikir tak ada yang lebih membosankan dibanding terus-menerus memakai ponsel, dan ini sebuah kesempatan untuk melawan rutinitas itu,” kata Brand Manager Vitaminwater, Natalia Suarez.

Di Amerika Serikat, kecanduan memakai smartphone memang banyak kalangan. Berdasarkan riset Pew Research Center, sebanyak 92 persen kalangan milenial mempunyai smartphone, dan mereka selalu menggunakannya setiap hari untuk berbagai fungsi.

Dalam sehari, mereka yang berusia 18 hingga 34 tahun menghabiskan waktu selama 2,5 jam. Sementara 34 persen milenial mengecek ponsel pintarnya setiap 20 menit sekali.

Nah, bagaimana dengan Anda, apakah berani dengan tantangan tersebut? (Eva/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA