Rabu, Mei 18, 2022
BerandaBerita CiamisLiburan ke Pantai Anyer, Satu Keluarga Warga Ciamis Jadi Korban Tsunami, 3...

Liburan ke Pantai Anyer, Satu Keluarga Warga Ciamis Jadi Korban Tsunami, 3 Orang Tewas

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-Lima warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang merupakan satu keluarga, dilaporkan turut menjadi korban bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi di pantai Anyer, Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu (22/12/2018) malam. Dari lima orang satu keluarga ini, tiga orang diantaranya meninggal dunia dan dua orang lainnya selamat atau hanya mengalami luka.

Lima korban tsunami ini merupakan keluarga Iwan, warga Dusun Rancautama RT 07/RW 10 Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. Sementara korban meninggal dunia adalah Iwan (suami/bapak) umur 42 tahun, pekerjaan wiraswasta, Irma (istri/Ibu) umur 41 tahun, pekerjaan dokter spesialis kandungan dan anaknya Tsabiq umur 7 tahun, pelajar kelas 1 SD.

Sedangkan dua anaknya lagi dikabarkan selamat dari maut. Mereka adalah Bani, umur 13 tahun, pelajar SMP kelas VIII dan Sani, umur 11 tahun, pelajar SD kelas 5. Meski selamat, Sani mengalami luka di bagian kaki saat tsunami menerjangnya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, membenarkan informasi tersebut. Pihaknya, kata dia, sudah melakukan ta’ziah ke rumah duka. “Tadi pagi jenazah dua korban sudah sampai ke rumah duka dan sudah dikebumikan. Dua jenazah tersebut atas nama Irma dan Tsabiq,” ujarnya, Senin (24/12/2018).

Ani menambahkan, berdasarkan informasi dari pihak keluarga, jenazah atas nama Iwan baru ditemukan Minggu (23/12/2018) dan rencananya akan dikebumikan di Tasikmalaya atau di kampung halaman orangtuanya. “Sementara keberadaan dua anaknya yang selamat kami belum mendapat informasi,” imbuhnya.

Ani menjelaskan, sebelum menjadi korban bencana tsunami selat sunda, kelima orang satu keluarga ini tengah mengisi libur sekolah anak-anaknya di pantai Anyer. Menurutnya, saat kejadian tsunami, keluarga ini sedang makan malam di sebuah rumah makan yang berada pinggir pantai.

“Ketika mereka tengah asyik makan malam, tiba-tiba air laut menerjang dan menyapu lokasi tersebut. Awalnya dikabarkan satu keluarga ini semuanya meninggal dunia. Namun, setelah mendapat informasi dari pihak keluarga, ternyata dua anaknya selamat dan satu diantaranya hanya mengalami luka,” pungkasnya. (R2/HR-Online)

- Advertisment -