Sabtu, Agustus 20, 2022
BerandaBerita BanjarPemkot Banjar Raih Anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Utama 2018

Pemkot Banjar Raih Anugerah Parahita Ekapraya Tingkat Utama 2018

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar kembali menerima penghargaan dari pemerintah pusat. Setelah sebelumnya penghargaan Kota Peduli Hukum dan HAM, di bulan Desember ini Pemkot Banjar menerima Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tingkat Utama 2018.

Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise secara simbolis memberikan langsung penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2018 kepada Walikota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih, di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Rilis yang diterima HR Online dari bagian Humas Setda Kota Banjar, penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya 2018 diberikan kepada sembilan kementerian/lembaga, 22 pemerintah provinsi dan 159 pemerintah daerah kabupaten/kota.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas komitmen dan peran kementerian/lembaga, serta pemerintah daerah yang telah berupaya dan berkomitmen melaksanakan pembangunan PPPA melalui strategi pengarusutamaan gender (PUG).

“Sejak 2004, pemerintah melalui Kementerian PPPA telah melakukan evaluasi pelaksanaan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, melalui strategi pengarusutamaan gender,” ucap Menteri PPPA Yohana Yembise.

Dengan diraihnya Anugerah Parahita Ekapraya 2018, Walikota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih, menyampaikan terima kasih atas kerja-kerja nyata dari perangkat daerah yang dikomandoi oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, para penggiat gender dan kelompok masyarakat.

“Semoga penghargaan ini terus memacu kita semua untuk mewujudkan Banjar sebagai kota lebih Berseri, bersih pemerintahannya, sejahtera masyarakatya dan asri dan nyaan kotanya, ” ujar Walikota.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjar, Asep Tatang iskandar, mengatakan, bahwa APE merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten atau kota, yang telah mengintegrasikan pengarusutamaan gender dalam pembangunan di daerahnya, dengan sistem evaluasi yang telah dilaksanakan oleh Kementerian PPPA.

“Ada 7 indikator penilaian yaitu komitmen, kebijakan dan program, kelembagaan PUG, sumberdaya, data terpilah, tools (panduan), modul dan bahan dan analisis, serta jejaring,” jelasnya.

Penghargaan APE ini dibagi menjadi empat kategori, antara lain kategori Pratama yang diberikan kepada dua provinsi, dan 44 kabapaten/kota. Kemudian kategori Madya diberikan kepada 1 kementerian, 8 provinsi, dan 75 kabupaten/kota, lalu kategori Utama diberikan kepada satu kementerian, delapan provinsi, dan 36 kabupaten/kota, dan yang keempat kategori tertinggi Mentor diberikan kepada enam kementerian/lembaga, 4 provinsi dan empat kabupaten/kota. (Adi/R5/HR-Online)