Satu Calon Staf Administrasi BPD Rejasari Banjar tidak Hadir Tes Seleksi

Empat peserta calon sedang mengikuti tes praktek komputer pengisian staf administrasi BPD Rejasari, di Aula Desa Rejasari, Sabtu (23/12/2018). Foto : Nanang Supendi/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Satu dari lima calon staf administrasi BPD Rejasari, Kec. Langensari, Kota Banjar, dari hasil penjaringan dan penyaringan, tidak hadir mengikuti tahapan seleksi berupa tes praktek komputer, yang diadakan di Aula desa tersebut, Sabtu (22/12/2018).

Pantauan HR Online, dari lima kursi dan meja lengkap peralatan komputer, terlihat satu tidak terisi. Diketahui peserta yang tidak hadir sesuai data yakni Nuri Ikrima (21), warga Dusun Bantardawa RT.01/02 Desa Rejasari.

Sementara 4 kursi lagi terisi oleh peserta Minah Hartuti (26) Dusun Rancabulus RT.03/04, Nunik Wahyuni (29) Dusun Sampih RT.02/08, Wuri Daturrohman (24) Dusun Sampih RT.04/07, dan Saful Millah (23) Dusun Sampih RT.03/08.

Sementara BPD Rejasari selaku panitia, saat dikonfirmasi HR Online, belum mengetahui pastinya ketidakhadiran satu orang peserta calon staf administari BPD Rejasari untuk mengikuti tahapan tes seleksi.

“Ya kita akui, satu orang peserta tak hadir mengikuti seleksi berupa tes komputer dan tes wawancara yang dilakukan hari ini. Cuma kita belum tahu persis alasannya itu,” kata Ketua BPD Rejasari, Enceng Sutiman.

Pihaknya pun langsung membuat surat pernyataan yang intinya adalah alasan tidak hadir saat tes tersebut dan ditandatangani oleh yang bersangkutan.

“Siang ini kami akan mengunjungi rumah calon tersebut, untuk menyodorkan surat pernyataan batal mengikuti tahapan seleksi,” ucapnya.

Salah satu anggota BPD Rejasari, Yanti, yang juga ketua panitia pengisian staf administrasi BPD, mengatakan, tahapan tes seleksi ini dilakukannya selama dua hari atau sampai Minggu (23/12/2018).

“Untuk hari ini, calon peserta mengikuti tes praktek komputer dan wawancara. Sementara Minggu tes tulis,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, dalam praktek komputer ini indikatornya peserta minimal harus mampu mengoperasikan Word dan Excel. Untuk wawancara, peserta diuji pengetahuan umum tentang Desa Rejasari, sejauhmana pemahaman tentang organisasi BPD serta tentunya ilmu administrasi kepemerintahan.

Tes tertulis, berisi materi pelajaran matematika sebanyak 25 soal, bahasa Indonesia dan pengetahuan umum dengan masing-masing sebanyak 50 soal.

“Satu orang yang terpilih menjadi staf administrasi BPD Rejasari, bisa diketahui setelah seluruh nilai dikeluarkan oleh tim fasilitasi kecamatan, atas pemeriksaan setiap item yang diujikan,” paparnya.

Yanti menegaskan, penilaian tes baik praktek dan tulis serta wawancara itu, dilakukan oleh tim fasilitasi kecamatan, yang didalamnya termasuk yang membuat soal. “Jadi itu kita tak mengetahui, dan ini Insyallah transparan,” pungkasnya. (Nanks/R5/HR-Online)