Kemenag Ciamis Masih Kekurangan Guru PNS

Ilustrasi kekurangan guru PNS. Foto: Istimewa

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis mengakui masih kekurangan jumlah guru dan tenaga teknis dengan status pegawai negeri sipil (PNS). Pasalnya, dari total 6000 pegawai di lingkungan Kemenag Ciamis, baru 1300 pegawai yang berstatus PNS.

Analis  Kepegawaian Kemenag Ciamis, Mamay Gogon, M.Si,. ketika ditemui Koran HR, Selasa (15/01/2019), membenarkan, meski di tahun 2018 pemerintah sudah membuka rekrutmen CPNS, tapi Kemenag Ciamis masih kekurangan jumlah PNS.

“Dari 42  formasi yang diberikan pusat, untuk CPNS tenaga guru, tentunya masih jauh dari kebutuhan guru dan tenaga teknis PNS Kemenag di Kabupaten Ciamis yang mencapai 4700an lebih,” katanya.

Belum lagi, kata Mamay, tahun ini ada sekitar 44 orang PNS yang memasuki masa pensiun. Dan 42 formasi guru PNS tahun 2018 kemarin diharapkan bisa mengisi kekosongan tenaga guru di Kabupaten Ciamis.

Namun demikian, Mamay berharap, pencanangan untuk para honorer mendapatkan fasilitas PNS dengan skema P3K (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) bisa menjawab kebutuhan tersebut.   

“P3K sebagai jalan tengah diantara tuntutan honorer yang ingin diangkat menjadi PNS, dimana payung hukumnya dalam bentuk PP Nomor 49 Tahun 2018. Melalui skema ini, sepertinya pemerintah bisa mengakomodasi kebutuhan honorer, terutama bagi guru honorer yang sudah lama mengabdi,” ujarnya.

Mamay menjelaskan, skema formasi P3K tetap saja tidaklah mudah. Alasannya karena menurut aturan Undang-undang, untuk dapat diangkat menjadi CPNS maupun PPPK harus melalui tes. Tapi kabar baiknya, PPPK dapat diikuti oleh pelamar yang berusia lebih dari 35 tahun.

“Sehingga kalau nanti sudah ada penetapan formasi untuk P3K, sebaiknya sudah dipersiapkan dari sekarang,” ujarnya.

Selain itu, Mamay juga mengimbau masyarakat untuk tidak percaya kepada pihak-pihak yang meminta uang dan mengaku bisa membantu seseorang diterima sebagai CPNS atau P3K. Soalnya, penerimaan CPNS atau P3K tidak dipungut biaya sepeser pun alias gratis.

“Tidak ada celah bagi siapapun untuk bisa membantu. Karena potensi dan kemampuan dirinyalah yang bisa meloloskannya menjadi abdi negara,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Pelaksana Penmad Kemenag Kabupaten Ciamis, Dimas Haryadi, menuturkan, jumlah guru honorer yang tersebar di 690 sekolah negeri dan swasta, belum lagi 10 sekolah baru, mencapai sekitar 4700 orang.

“Penerimaan CPNS tahun 2018 ini sedikitnya membuka peluang untuk pengisian kekurangan pegawai PNS. Bahkan bila sudah ditetapkan adanya formasi P3K, juga sudah menjadi angin segar untuk para calon abdi negara,” katanya. (Heri/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA