PPDI Pangandaran Diminta Ikuti Silatnas Jilid 2 di Monas

PPDI Pangandaran Diminta Ikuti Silatnas Jilid 2 di Monas. Photo: Madlani/HR.

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Provinsi Jawa Barat, Rofiq Hikmayana, mengatakan, dalam rangka menagih janji Presiden Jokowi, pihaknya kini tengah melobi kepada pemerintah yang akan mengangkat perangkat desa menjadi PNS secara bertahap, minimal setara dengan golongan 2A.

Hal tersebut dikatakan Rofiq Hikmayan, dalam sambutannya usai melantik pengurus PPDI Kabupaten Pangandaran periode 2019-2024, bertempat di Ruang Paripurna DPRD Pangandaran, Jum’at (11/1/2019).

“Menurut informasi, sinkronisasi dari Kementerian terkait sudah ada minimal tunjangan penghasilannya setara golongan 2A bagi perangkat desa, dan saat ini kita masih menunggu,” katanya.

Untuk itu, pihaknya meminta bantuan kepada semua perangkat desa di Kabupaten Pangandaran untuk mengikuti acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) jilid 2 yang akan digelar di Monas tanggal 14 Januari 2019 nanti.

“Saya titip jangan anarkis, dan yakin perangkat desa bisa tertib saat mengikuti acara tersebut. Selamat kepada pengurus perangkat desa Kabupaten Pangandaran yang baru dilantik. Saya titip harus lebih baik dari sebelumnya, dan lebih kompak lagi. Jadikan ini sebagai spirit kebersamaan,” kata Rofiq.

Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia Kabupaten Pangandaran terpilih, yang juga sebagai Sekretaris Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran, Mamat Nur Hidayat, berjanji bahwa pihaknya nanti akan memberangkatkan perangkat desa dari Kabupaten Pangandaran dengan tiga atau empat mobil minibus, untuk bergabung dengan perangkat desa dari kabupaten/kota lainnya.

“Tanggal 14 Januari 2019 nanti, kami tidak akan memberangkatkan anggota secara besar-besaran. Tapi kita tetap akan hadir,” kata Deni, kepada HR Online, Jum’at (11/01/2019).

Mamat menambahkan, berdasarkan informasi dari pusat, total bis yang akan masuk ke Jakarta sekitar 1.000 unit. Agendanya adalah sujud syukur saja. Selan itu, lobi perangkat desa dengan pemerintah telah dilakukan untuk kesejahteraan perangkat desa di seluruh Indonesia,” pungkas Mamat. (Madlani/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA