Reaktivasi Jalur KA Banjar-Pangandaran Dimulai Tahun Ini, Bangunan Liar Segera Ditertibkan

Reaktivasi kereta api Banjar-Pangandaran
Ilustrasi Kereta Api Banjar-Pangandaran. Foto: Istimewa

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Selain melaunching kereta api (KA) Pangandaran, PT Kereta Api Indonesia (KAI) pun kini tengah bersiap memulai proses reaktivasi jalur kereta api Banjar-Pangandaran. Dengan dibantu Pemprov Jabar, PT KAI akan segera melakukan inventarisasi lahan di sepanjang jalur kereta api tersebut.

Seperti diketahui, setelah 36 tahun tidak tidak digunakan, di sepanjang jalur kereta api Banjar-Pangandaran dengan memiliki panjang 82 kilometer ini banyak berdiri bangunan liar. Selain itu, tidak sedikit pula di jalur kereta api tersebut sudah digunakan akses jalan yang permukaan tanahnya tertutup aspal.

Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro, mengatakan, proses reaktivitasi jalur kereta api Banjar-Pangandaran akan dimulai pada tahun ini. Namun, ujar dia, pihaknya belum bisa menargetkan kapan target opersionalnya mulai berjalan.

“Karena sebelum melangkah ke teknis reaktivasi, harus ada inventarisasi lahan dulu, termasuk normalisasi dan menertibkan bangunan liar di sepanjang jalur kereta tersebut. Yang pasti, prosesnya dimulai tahun ini. Semoga saja berjalan lancar dan tidak ada kendala,” ujar Edi, Rabu (02/01/2018).

Menurut Edi, Pemprov Jabar akan membantu proses reaktivasi jalur tersebut. Mengenai rencana reaktivasi, kata dia, sudah dikoordinasikan dengan matang bersama pemerintah. “Doakan saja cepat terlaksana. Kita juga sangat menginginkan jalur kereta api Banjar-Pangandaran ini kembali berjalan. Hal itu untuk menambahkan pilihan jasa transportasi untuk masyarakat, mengangkut hasil bumi dan tentu untuk mamajukan parawisata di Pangandaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, menjelaskan, proses reaktivasi jalur kereta api Banjar-Pangandaran sebenarnya sudah berjalan. Saat ini, kata dia, prosesnya sudah melewati tahap studi dan perencanaan.

“Setelah tahap ini, kemudian berlanjut melakukan penertiban bangunan liar di sepanjang jalur kereta. Selain itu, kami pun merencanakan pembebasan lahan untuk mendirikan statsion baru di beberapa titik,” ujar Dedi, seperti dikutip media online nasional. (R2/HR-Online)

Berita Terkait

Jalur Kereta Api Banjar-Cijulang Dibangun Belanda untuk Ekploitasi Ekonomi

Begini Alasan Kereta Api Jurusan Banjar-Jakarta Dinamai KA Pangandaran

PT KAI Berlakukan Tarif Promo untuk KA Pangandaran, Ada Tiket Gratis

KOMENTAR ANDA