Rotasi Mutasi Besar-besaran, Bupati Pangandaran Lantik 212 ASN

Kegiatan pengukuhan dan pelantikan 212 ASN yang terdiri dari pegawai non struktural (fungsional) dan pejabat struktural di Aula Setda Pangandaran. Foto: Madlani/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Pemerintah Kabupaten Pangandaran menggelar pelantikan rotasi mutasi puluhan ASN non struktural (fungsional) dan ratusan jabatan struktural di Aula Setda Pangandaran, Jum’at (18/01/2019).

Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata, mengatakan, pihaknya melantik ratusan pejabat tidak hanya di tingkat eselon II saja, akan tetapi juga memperkuat di eselon III dan IV. Hal itu karena untuk memenuhi kebutuhan SDM di setiap SKPD.

“Rotasi mutasi dan pengukuhan ini untuk memperkuat posisi kelembagaan yang ada,” kata Jeje saat sambutan.

Ia menambahkan, bahwa ASN diimbau untuk bisa bekerja semaksimal mungkin. Apalagi dirinya menjabat sebagai Bupati tinggal dua tahun lagi. Maka dari itu, ia harap sisa waktu tersebut bisa digunakan sebaik mungkin untuk bersama-sama antara ASN dan pemerintah bekerja sesuai visi dan misi kabupaten.

“Maka kita lakukan langkah-langkah manajemen yang ketat, efisien atau semi radikal menggunakan anggaran prioritas utama dulu, yang lainnya nanti menyusul, “ kata Jeje lagi.

Masih menurut Jeje, tiap SKPD ia harap harus bisa berkomunikasi ke atas dan ke bawah. Kalau mengandalkan pada anggaran APBD, ia meyakini tidak mungkin akan berjalan. 

“Tunjangan penghasilan kita akan naikkan sekitar Rp. 12 miliar. Pangandaran di tahun 2019 akan berubah menjadi Kabupaten Pangandaran yang baru karena Poltek Kelautan, Piamari, Seaword, dan RSUD selesai dan bisa operasi Januari 2020. Target-target untuk masyarakat harus diutamakan,” pungkas Jeje.

Sementara itu, Kepala Bidang Mutasi dan Pengembangan Karir BKPSDM Kabupaten Pangandaran, Ganjar Nugraha, mengatakan, pengambilan sumpah jabatan tersebut, di antaranya Kepsek 16, fungsional bidan 42, fungsional penyuluh pertanian 5, auditor 2, fungsional P2UPD 1, guru utama 2, dan 144 jabatan struktural. 

“Untuk non struktural Kepala Sekolah ada 16 orang terdiri dari Kepala SMP 4 orang, Kepala TK 2 orang dan Kepala SD 10 orang,” jelas Ganjar.

Sedangkan fungsional, lanjut Ganjar, pertanian terdapat 5 orang, bidan fungsional 42 orang, guru utama 2 orang, dan fungsional auditor 2 orang, fungsional P2UPD 1.

“Pada jabatan Struktural ada 144 ASN terdiri dari jabatan pimpinan tinggi pratma 2 orang, administrator eselon III a sebanyak 15 orang, eselon III b 31 orang dan Jabatan pengawas 96 orang,” pungkas Ganjar. (Mad/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA