Warga dan Polisi di Banjar Perbaiki Mushola Terdampak Angin Kencang

Warga dan Polisi saat mengangkut material untuk memperbaiki Mushola Nurul Islam di Margasari. Foto: Muhafid/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Puluhan warga di Lingkungan Margasari, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar melakukan gotong royong memperbaiki Mushola Nurul Islam bersama puluhan anggota kepolisian dari Polres Banjar Polda Jabar. Mushola tersebut mengalami rusak berat setelah diterjang angin kencang sekitar pukul 15.30 WIB, Kamis (10/01/2019) kemarin.

Pantauan HR Online di lapangan, dalam gotong royong tersebut, tampak jajaran Polres Banjar yang dipimpin langsung Kapolres Banjar, AKBP Matrius. Selain itu, Kepala BPBD Yayan Herdiaman, PDM Muhammadiyah Kota Banjar. Mereka bersama masyarakat sekitar tampak bahu membahu memperbaiki mushola dengan bantuan material yang diberikan Polres Banjar.

Astoan, Ketua MUI Bojongkantong, mengatakan, peristiwa angin kencang yang terjadi sore kemarin di wilayah Margasari setidaknya terdapat 13 bangunan yang tertimpa pohon dan mengalami kerusakan, salah satunya Mushola Nurul Islam. Karena kondisi mushola rusak berat, akibatnya aktivitas di tempat ibadah tersebut pun terganggu.

“Alhamdulillah Kapolres Kota Banjar beserta jajarannya langsung datang ke sini meninjau lokasi serta memberikan bantuan berupa material untuk memperbaiki mushola ini. Harapannya, semakin cepat diperbaiki, tentunya semakin baik karena ini tempat ibadah,” katanya kepada awak media, Jum’at (11/01/2019).

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Banjar, Yayan Herdiaman, menyebutkan, akibat peristiwa hujan yang disertai angin tersebut untuk di wilayah Bojongkantong terdapat 13 bangunan di lingkungan Margasari yang mengalami kerusakan, termasuk mushola tersebut. Sementara itu, di Desa Rejasari terdapat 2 pohon tumbang yang mimpa rumah warga, sedangkan di Desa Kujangsari menimpa 1 rumah dan Desa Mulyasari Kecamatan Pataruman 1 rumah.

“Kami harap warga terus meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim hujan kali ini. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun paling penting adalah waspada agar meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan,” singkatnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

KOMENTAR ANDA