Warning! Warga Ciamis Tidak Bayar PBB Akan ‘Diontrog’ Badega Pajak

Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin, saat mengukuhkan petugas Badega Pajak, saat acara sosialisasi pajak daerah yang digelar di Gedung Islamic Center, Rabu (30/01/2019). Foto: Eli Suherli/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-Untuk mengejar target dan memaksimalkan penarikan pajak dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2), Pemkab Ciamis membuat inovasi baru dengan membentuk tim penarik pajak yang diberinama Badega Pajak.

“Dimulai dari tahun 2019 ini, kami melakukan inovasi dalam rangka mengoptimalkan penarikan pajak daerah, salah satunya dengan membentuk tim dengan nama Badega Pajak atau pelayan pajak. Tim ini nantinya akan bekerja membantu pemerintahan desa dalam memungut pajak,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Ciamis, Soekiman, saat acara sosialisasi pajak daerah yang digelar di Gedung Islamic Center, Rabu (30/01/2019).

Menurut Soekiman, Badega Pajak merupakan tim yang dibentuk untuk menarik pajak apabila penerimaan pajak yang dilakukan pemerintahan desa belum terselesaikan. “Apabila hingga akhir tahun pihak desa belum berhasil menyelesaikan penarikan pajak, maka tim ini akan turun membantu melakukan penagihan langsung ke masyarakat,” ujarnya. 

Pembentukan tim Badega Pajak ini, lanjut Soekiman, berdasarkan SK Bupati Ciamis Nomor 973/Kpts.34-Huk/2019. Pada kesempatan itu, petugas tim Badega Pajak dikukuhkan oleh Bupati Ciamis Iing Syam Arifin. 

Sementara itu, Pemkab Ciamis pada tahun 2019 menargetkan pendapatan dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp 22,3 miliar. Target itu mengalami kenaikan sekitar Rp. 1,3 miliar dari tahun sebelumnya atau sebesar Rp. 21 miliar.

Sukiman mengungkapkan, untuk mengejar target tersebut, pihaknya akan memaksimalkan petugas penagih pajak agar terus mensosialisasikan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Selain itu, kata dia, pihaknya pun meminta kepala desa agar membantu memberikan pemahaman kepada masyarakatnya mengenai arti pentingnya membayar pajak.

Sementara itu Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin, berharap pemungutan PBB-P2 tahun 2019 bisa berjalan dengan baik dan sesuai target yang ditetapkan. Untuk itu, dia meminta kepada kepala desa/kelurahan dan juga camat  untuk melakukan inovasi dalam melaksanakan program pembangunan. Karena, menurutnya, semua pembangunan di Kabupaten Ciamis anggarannya dari pajak yang ditarik dari masyarakat.

“Pajak yang dibayar oleh masyarakat sepenuhnya untuk membiayai pembangunan di negeri ini, khususnya di Kabupaten Ciamis. Pemahaman itu yang harus disampaikan kepada masyarakat agar mereka mengerti apa arti pentingnya membayar pajak. Selain itu, kepada semua aparatur pemerintahan agar tidak lupa berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya

Menurut Iing, pembangunan di Ciamis tidak boleh diklaim oleh orang perorang atau kelompok. Sebab, kata dia, pembangunan merupakan sumbangsih dari seluruh komponen yang diperuntukan untuk kesejahteraan masyarakat. (es/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA