Cara Menghilangkan Bau Petai di Mulut, Dijamin Manjur!

Ilustrasi. Foto: Net/Ist

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),– Musim petai telah tiba, Anda yang senang dengan lalapan yang satu ini, pasti tidak akan bisa menahan godaan untuk memakannya. Ada kalanya Anda terpaksa menghindari lalapan favorit ini karena bau mulut setelah memakannya menjadi resiko yang terpaksa Anda tanggung. Tetapi sebenarnya tak perlu risau, karena kini ada cara menghilangkan bau petai di mulut setelah memakannya.  

Selain dimakan secara langsung, petai ini biasa dicampurkan dengan masakan lain, seperti nasi goreng, lodeh, dan aneka masakan lainnya. Tujuannya biasanya untuk  menambah selera makan. Maka jangan heran jika Anda memakan petai secara langsung, Anda seperti ‘kesurupan’ tidak bisa berhenti makan karena begitu menikmati makanannya. Tetapi, bau setelah memakannya itu yang terkadang menjengkelkan. Mau makan petai sedikit atau banyak, baunya sama saja, baik di mulut maupun saat buang air kecil, air seni kita akan mengeluarkan bau tak sedap.

Sekarang tak perlu pusing lagi, karena ada cara menghilangkan bau mulut setelah makan petai yang dijamin manjur. Cara ini dipercaya bisa menetralisir bau petai setelah memakannya. Selain itu ada pula beberapa makanan yang bisa Anda konsumsi untuk membantu menghilangkan bau petai di mulut setelah memakannya. Berikut penjelasannya berdasarkan beberapa sumber:

Garam

Garam bukan hanya manjur untuk obati sakit gigi, tetapi berkumur dengan air garam juga efektif untuk menghilangkan bau petai di mulut setelah memakannya. Caranya, campurkan garam satu hingga dua sendok makan ke dalam air hangat. Anda bisa langsung berkumur untuk menghilangkan bau mulut akibat memakai petai.

Beras

Beras bukan cuma bermanfaat saat dimasak menjadi nasi, tetapi juga mampu menghilangkan bau mulut setelah makan petai. Caranya Anda bisa mengunyah beras hingga halus. Cara ini cukup ampuh untuk menghilangkan bau tak sedap di mulut pasca makan petai.

Yogurt

Yogurt ini tak hanya mengandung bakteri yang baik untuk usus. Tetapi yogurt juga mempunyai zat aktif yang mampu mengurangi bau mulut. Pastikan Anda meminum minuman fermentasi dari susu ini agar bau petai di mulut Anda bisa tersamarkan.

Teh hijau dan Teh Tawar Kental

Teh hijau sudah dikenal sebagai minuman dengan kandungan antioksidan yang tinggi. Minuman ini dipercaya mampu melawan bakteri, salah satunya adalah bakteri bau mulut. Setelah Anda makan petai, Anda bisa meminum teh hijau hangat agar bau petai di mulut Anda tidak terlalu menyengat

Sementara teh tawar merupakan detoksifikasi alami yang sangat baik ketika dikonsumsi setelah makan. Anda bisa meminum air teh tawar kental minimal tiga gelas setelah makan petai untuk mengurangi baunya.

Apel dan Pir

Kedua buah ini merupakan buah-buahan yang mengandung banyak air. Apel dan pir bisa membantu menambah produksi air liur untuk menyeimbangkan kembali kondisi alami mulut Anda, termasuk salah satunya menutupi bau mulut yang mengganggu akibat petai dan jengkol.

Mentimun

Sama seperti halnya apel dan pir, mentimun adalah sayuran yang bisa mendorong produksi air liur. Air liur yang diproduksi mentimun ini baik untuk membantu membilas bakteri penyebab bau mulut. Oleh karena itu, setelah makan petai, Anda bisa menambahkan mentimun sebagai lalapan penutup untuk menetralisir bau mulut.  

Kacang

Kacang-kacangan yang mengandung serat ini bisa berguna untuk sikat gigi alami. Karena itu, kacang-kacangan seperti kacang almond mampu menghilangkan bau mulut untuk sementara waktu.

Permen karet

Bagi Anda yang senang mengunyah permen karet, tentu tak keberatan jika setelah makan petai mengunyah permen karet. Tetapi, pastikan permen karet yang Anda kunyah adalah permen karet tanpa gula yang dapat membantu menghilangkan bau mulut. Permen karet ini bisa meningkatkan produksi air liur untuk membilas partikel makanan yang masih tersangkut di gigi.

Setelah Anda mencoba beberapa makanan dan minuman di atas, jika bau petai masih terasa kuat di mulut Anda, maka sempurnakan dengan cara menghilangkan bau petai di mulut dengan memakai pasta gigi dan bahan-bahan lainnya. Berikut penjelasannya:

Cara menghilangkan bau petai di mulut Anda, yang pertama harus Anda lakukan adalah minum air putih. Minumlah 2 gelas air putih setelah selesai makan. Tunggu hingga 10 menit, lalu segeralah menggosok gigi. Gunakan odol atau pasta gigi yang mengandung flour yang dapat membantu mengurangi bau mulut. Tetapi jangan asal sikat, bersihkan hingga ke bagian terdalam gigi agar tidak lagi petai yang tersisa dan tersangkut di sela-sela gigi.

Setelah menyikat gigi, pastikan Anda juga menyikat lidah Anda. Hal ini karena kerap kali sari makanan masih menempel di lidah dan  akan terjebak di lidah Anda tanpa dibersihkan. Oleh sebab itu, membersihkan lidah dengan sikat khusus atau sikat gigi biasa akan membantu menghilangkan bau petai di mulut Anda.

Selanjutnya Anda bisa melakukan flossing. Flossing ini merupakan aktivitas untuk membersihkan kotoran yang menyangkut di sela-sela gigi Anda dengan menggunakan benang atau dental floss.  Flossing memang sedikit merepotkan, tetapi jika Anda ingin menghilangkan bau petai di mulut Anda, maka flossing ini bisa menghilangkan plak maupun sisa makanan yang menempel pada gigi. Lakukanlah flossing maka tidak akan ada lagi sisa petai yang menyangkut di sela-sela gigi Anda.

Setelah melakukan flossing, Anda bisa berkumur dengan menggunakan obat kumur. Hal ini akan membantu membunuh bakteri penyebab bau mulut. Selain itu, biasanya obat kumur khusus mengandung bahan-bahan yang bisa membuat napas lebih segar.

Anda bisa kembali minum air putih setelah melakukan rangkaian aktivitas untuk menghilangkan bau petai di mulut tersebut. Air putih ini penting karena dapat membantu melarutkan zat-zat yang bisa menyebabkan bau. Selain itu, air juga bisa membersihkan partikel makanan yang mungkin masih menyangkut di gigi Anda.

Setelah Anda mengetahui cara menghilangkan bau petai di mulut seperti di atas, maka Anda tak perlu khawatir akan bau mulut setelah makan petai. Tetapi, jangan terlalu banyak memakai petai, karena apapun yang berlebihan itu tidak baik untuk kesehatan. (Ndu/R7/HR-Online)

KOMENTAR ANDA