Dua Hari Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Puluhan Rumah di Ciamis Luluh Lantak

Salah satu rumah di Dusun Sukaharja, Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga mengalami rusak berat akibat angin kencang, Senin sore (18/02/2019). Foto: Pusdalops BPBD Ciamis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Sudah 2 hari hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Ciamis. Akibatnya beberapa pohon tumbang dan menimpa kabel listrik. Sebagian pohon bahkan menimpa rumah warga dan menyebabkan belasan rumah luluh lantak. Hujan deras dan angin kencang ini terjadi sejak Minggu (17/2/2019) dan Senin sore (18/2/2019).

Pusdalops BPBD Kabupaten Ciamis melaporkan hujan deras disertai angin kencang pada hari Minggu kemarin, menyebabkan sebuah pohon tumbang ke arah jalan raya Ciamis-Banjar, tepatnya di daerah Pamalayan, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Ciamis.

“Kendaraan dari arah Banjar menuju Ciamis, maupun sebaliknya sempat terhambat karena pohon yang tumbang melintang di tengah jalan,” Kata Ani Supiani, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ciamis.

Bukan cuma di wilayah Kertasari, hujan dan angin kencang juga menyebabkan belasan rumah warga rusak di Kecamatan Lumbung dan Kecamatan Kawali.  Tercatat 3 rumah rusak di Desa Sukarahaja dan 6 rumah hancur di Desa Awiluar, Kecamatan Lumbung, dengan masing-masing kerugian ditaksir mencapai 7 juta rupiah per kk.

Sementara itu, di Kecamatan Kawali dilaporkan kerusakan menimpa 9 rumah yang tersebar di Desa Selasari, Desa Kawali, Desa Margamulya, Desa Kawali Mukti, dan Desa Winuraja. Kerugian akibat bencana tersebut mencapai puluhan juta rupiah.

Hujan deras dan angin kencang berlangsung juga pada Senin sore (17/02/2019), akibatnya pohon tumbang dan menimpa rumah warga. Pusdalops BPBD Kabupaten Ciamis melaporkan, data sementara 16 rumah di Dusun Sukaharja, Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan dan rusak sedang. Sementara 1 rumah rusak parah. Sampai berita ini diturunkan, kejadian masih berlangsung dan BPBD masih melakukan pendataan.

Ani Supiani, Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Ciamis mengimbau masyarakat yang memiliki pepohonan di rumahnya, sebaiknya menebang pohon yang sekiranya membahayakan jika terjadi angin kencang.

Bencana akibat hujan deras dan angin kencang, sebenarnya bukan kali ini terjadi, Januari 2019, 11 rumah rusak akibat tertimpa pepohonan di Kecamatan Rancah. Bahkan, akibat hujan dan angin kencang juga merobohkan tiang listrik yang menimpa kantor Polsek Rancah. Beruntung tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut.

“Kami imbau agar masyarakat Ciamis waspada, karena cuaca ekstrim dan akan mencapai puncaknya pada bulan Februari ini,” pungkas Ani Supiani. (Ndu/R7/HR-Online)

KOMENTAR ANDA