Meski Kabar Hoax, e-CCTV Tilang di Banjar Disambut Baik Pengendara

Informasi yang tersebar di media social mengenai akan dipasangnya e-CCTV Tilang di setiap persimpangan jalan di Kota Banjar. Photo: Hermanto/HR

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-Adanya informasi di media sosial terkait akan dipasang e-CCTV Tilang di setiap perempatan jalan di wilayah Kota Banjar, mendapat tanggapan beragam dari masyarakat, baik yang setuju maupun yang was-was atau tidak setuju.

Dalam infomasi tersebut ditulis bahwa akan dipasang e-CCTV di setiap persimpangan jalan di Kota Banjar, seperti di persimpangan Soponyono, Alun-alun, Parungsari, Gardu, Jembaran Baru, dan persimpangan Djarum. e-CCTV itu akan me-ngezoom jika ada pengendara yang melanggar, seperti menginjak Stop Line.

 “Kalau saya setuju jika di Banjar benar akan dipasang e-CCTV Tilang, sehingga masyarakat khususnya pengendara bisa tertib dalam berlalu lintas,” ujar Ana (40), salah seorang pengendara motor, kepada Koran HR, Selasa (19/02/2019).

Hal yang sama dikatakan Wahyu (32), pengendara motor lainnya. Menurut dia, dengan terpasangnya e-CCTV di setiap persimpangan jalan di Kota Banjar, diharapkan bisa memberi efek jera bagi para pengendara yang sering melanggar lalu lintas.

Sementara itu, Deris (34), salah seorang warga Banjar yang mengaku dirinya was-was jika e-CCTV Tilang itu diberlakukan di setiap persimpangan jalan/lampu merah di wilayah Kota Banjar.

“Ya, saya baca di media sosial Facebook, bahwa kalau kita melewati garis batas pas lampu merah lagi menyala, katanya bakal tersorot e-CCTV dan kita bakal kena tilang,” ucap Deris.

Informasi tersebut memang kini sudah menyebar luas di media sosial. Dalam informasi itu tertulis “Yang melintasi jalan Kota Banjar, besok ada uji coba Tilang e-CCTV. Berikut daftar jalan yang akan diuji coba antara lain, Lampu Merah Alun-alun, Lampu Merah Soponyono, Lampu Merah Parungsari, Lampu Merah Jembatan Baru, Lampu Merah Djarum, dan Lampu Merah Gardu. Hati-hati dengan kecepatan ketika lampu TL sudah menyala warna kuning, karena sensor CCTV akan me-ngezoom saat lampu kuning menyala. Mungkin juga di beberapa wilayah atau tempat lain.”

Selain itu, tertulis juga “Jangan lupa untuk teman-teman yang kerja atau perjalanan ke Kota Banjar, informasi mulai Maret akan dipasang puluhan CCTV di tempat-tempat yang rawan pelanggaran lalu lintas, seperti Traffic Light maupun tempat lain. Tujuan pemasangan CCTV tersebut adalah untuk menangkap secara detail visual para pelanggar lalin. Selanjutnya akan dilakukan penilangan secara elektronik dan dikirim surat ke rumah alamat sesuai Nopol, bahkan CCTV tersebut dapat menangkap gambar wajah dan Nopol secara jelas.”

Kemudian “Jika berhenti di lampu merah jangan melebihi Stop Line, lebih baik ambil belakangnya Stop Line. Pemkot Banjar akan menggandeng kerjasama Satlantas Polresta Banjar, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, dan Dishub maupun instansi lain. Mari bersama-sama tertib Lalu Lintas di jalan dengan motto Keselamatan Sebagai Kebutuhan No 1.”

Terkait dengan informasi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar, Supratman, melalui Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Banjar, Ajat Sudrajat, mengatakan, di Kota Banjar belum ada uji coba e-CCTV Tilang, bahkan untuk pemasangan pun belum ada. Saat ini baru ada pemasangan CCTV untuk mematau arus lalu lintas 8 titik.

“Di Banjar hanya ada pemasangan CCTV di delapan titik, dan itu pun hanya sebagai pemantau arus lalu lintas. Delapan titik CCTV itu berada di depan Mapolres Banjar, depan Taman Kota, Persimpangan Parungsari, Persimpangan Jembatan Baru, persimpangan Tanjung Sukur, Alun-Alun Banjar, Alun-Alun Langensari, dan di depan Toserba Yogya,” terangnya, saat dikonfirmasi Koran HR, Senin (18/02/2019) di ruang kerjanya.

Ajat juga menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoax. Meski kabar itu bohong, namun menurutnya info itu bagus untuk menghimbau para pengendara yang sering melanggar lalu lintas.

“Itu masih hoax. Kalau pun nanti ada dan diberlakukan, pastinya kami terlebih dahulu akan sosialisasi terkait e-CCTV tilang ini kepada masyarakat,” kata Ajat.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Banjar, AKP. Dadang, saat dikonfirmasi terkait hal itu, dirinya mengaku belum mengetahui dengan akan adanya uji coba e-CCTV Tilang yang viral di media sosial ini. “Mengenai hal ini, kami belum menerima permohonan atau pun laporan dari pihak Dinas Perhubungan,” singkatnya. (Hermanto/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA