Hati-hati! Tebing Jalan di Jalur Ciamis Utara Ambruk

Hati-hati! Tebing Jalan di Jalur Ciamis Utara Ambruk

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Tebing jalan di jalur Ciamis utara, tepatnya jalan provinsi di lintas Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ambruk akibat diguyur hujan. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kecelakaan, arus lalu lintas kendaraan menggunakan sistem buka tutup.

Dadang, pemuda setempat, ketika ditemui HR Online, Jum`at (22/02/2019), mengatakan, tebing itu ambruk sekitar dua minggu lalu, tepatnya saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Mengingat kontruksi tanahnya labil, kata Dadang, para pemuda berinisiatif mengatur arus lalu lintas dengan cara sistem buka tutup. Sebab, kalau tidak diberlakukan sistem buka tutup dikhawatirkan tebing jalan kembali ambruk dan menyebabkan kecelakaan.

“Bila aspal di bagian tebing dilewati kendaraan berat, dapat dipastikan badan jalan akan ambruk juga dan semakin parah,” katanya.

Menurut Dadang, selama tebing ambruk itu belum diperbaiki, untuk menghindari terjadinya kecelakaan arus lalu lintas dilakukan sistem buka tutup seperti yang dilakukan pemuda. Upaya tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial pemuda kepada pengguna jalan.

“Kalaupun ada sopir memberikan uang, paling dipakai untuk beli kopi dan rokok,” katanya.

Kodir, seorang pengendara asal Cikijing, ketika dimintai tanggapan, Jum`at (22/02/2019), pengaturan arus lalu lintas yang dilakukan pemuda di lokasi tersebut sangat membantu menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Wajar seandainya pengendara mengocek uang saku untuk diberikan kepada mereka,” katanya.

Menurut Kodir, di jalur jalan provinsi yang lokasinya masih di lintas Desa Purwasari, ada dua titik yang menggunakan sistim buka tutup. Meski begitu, sebagai pengguna jalan dirinya merasa tidak keberatan kalau hanya sekedar memberi uang recehan kepada pemuda.

“Apalagi pemudanya juga ramah,” katanya.

Kodir menambahkan, alangkah baiknya pemerintah segera mengagendakan perbaikan dengan cara memasang atau memperbaiki tembok penahan tebing di lokasi tersebut. Soalnya, jalur tersebut merupakan akses vital yang banyak dilalui kendaraan. (Dji/R4/HR-Online)

KOMENTAR ANDA