Puluhan Sekolah di Banjar Siap Hadapi UNBK Tingkat SMP

Panitia saat meninjau simulasi UNBK di SMP Al Azhar. Foto: Muhafid/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Dalam menghadapi pelaksanaan UNBK tingkat SMP yang akan berlangsung pada 22-25 April 2019 mendatang, puluhan sekolah di Kota Banjar telah menyiapkan berbagai perlengkapan guna kesuksesan ujian akhir tersebut.

Seperti halnya di SMP Al Azhar, Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, sudah menyatakan kesiapannya untuk pelaksanaan UNBK. Bahkan, dalam simulasi pertama yang digelar Senin (28/01/2019), segala persiapan tampak begitu lengkap, terutama puluhan unit komputer yang digunakan siswa.

Ketua Panitia UNBK SMP Al Azhar, Miftahudin, menyebutkan, jumlah siswa yang ikut UNBK tahun ini sebanyak 135 siswa. Jumlah sebanyak itu turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 138 siswa. Untuk pelaksanaan UNBK tahun ini, pihaknya menggunakan fasilitas komputer yang dimiliki oleh SMK Al Azhar.

“Kebetulan di sini ada 40 komputer yang bisa kita gunakan untuk UNBK nanti. Dari 135 siswa, nanti dibagi menjadi 3 sesi untuk dua ruangan. Pada intinya, kita semua sudah siap melaksanakan UNBK. Mudah-mudahan nanti berjalan lancar, dan kita pun sudah menyiapkan berbagai perlengkapan agar pada pelaksanaan nanti bisa sukses, seperti genset dan pendukung lainnya,” terangnya, kepada Koran HR, Senin (28/01/2019).

Ia menambahkan, meski saat ini menumpang di sekolah yang memang satu yayasan, namun untuk pelaksanaan UNBK tahun depan pihaknya berencana bisa melaksanakan secara mandiri. Artinya, SMP Al Azhar bakal menyiapkan puluhan unit komputer untuk UNBK nanti.

“Sekarang kita sudah punya 3 server dan 10 unit komputer. Tahun depan mudah-mudahan saja berhasil bisa menggelar UNBK mandiri,” kata Miftahudin.

Sementara itu, salah satu panitia UNBK tingkat SMP di Kota Banjar, Nanang Sudarisman, mengatakan, secara keseluruhan sekolah tingkat SMP yang ada di Kota Banjar sudah siap melaksanakan ujian akhir berbasis komputer. Pasalnya, tahun sebelumnya pemerintah kota sudah mengeluarkan kebijakan agar SMP yang ada sudah bisa melaksanakan UNBK.

“UNBK kita bagi dua, yang utama pelaksanaannya pada 22-25 April 2019, dan untuk kesetaraan (paket dan sekolah luar biasa-red) pada 29-30 April 2019. Alhamdulillah, tahun ini di kita sudah ada 9 sekolah yang melaksanakan secara mandiri, sebelumnya ada 7 sekolah dari total SMP sebanyak 25 sekolah,” jelasnya.

Nanang menyebut, pelaksanaan UNBK tahun kemarin tidak ada kendala yang berarti bisa menghambat pelaksanaan UNBK, hanya saja ada musibah alam, namun bisa ditangani dalam waktu singkat, yakni setengah jam. Selain kesiapan itu, pihaknya juga bakal melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk kesuksesan ujian tersebut, termasuk ke PLN maupun Telkom.

“Antusias pelaksanaan dan kesiapan UNBK Kota Banjar dari kota/kabupaten yang ada di Jawa Barat kita sudah siap dari segala aspek. Bahkan, mengaca tahun kemarin, kita masuk 10 besar di Jawa Barat yang paling baik. Jadi, kualitas penyelenggaran kita persiapkan semaksimal mungkin agar kualitas hasilnya pun berimbang,” tandas Nanang.

Ditemui di tempat yang sama, Sekretaris Panitia UNBK, yang juga Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, Heri Setiaji, menjelaskan, bahwa tahun ini pelaksanaan UNBK disatukan kepanitiannya ke Dinas Pendidikan, baik itu SMP di bawah naungan dinas, maupun MTs yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).

Ia pun menyebutkan, dari data sebanyak 47 sekolah, baik SMP maupun MTs serta kesetaraan dan SLB, tahun ini semuanya siap untuk melaksanakan UNBK. Sementara itu, total pesertanya mencapai sekitar 3.770 peserta, dan SMA/SMK/MA yang dipinjam untuk UNBK SMP ada sebanyak 12 sekolah.

“Guna mensukseskan UNBK ini, kita harap semua pihak bisa mendukung agar sekolah maupun siswa bisa mengikuti UNBK dengan baik,” kata Heri. (Muhafid/Koran HR)

KOMENTAR ANDA