Bappeda Banjar Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2020

Bappeda Banjar Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2020. Photo: Eva/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Badan Perencanaan Pembanguna Daerah (Bappeda) Kota Banjar, Jawa Barat, menggelar Musrenbang (Musyawarah perencanaan pembangunan) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Banjar Tahun 2020, di Aula Setda Kota Banjar, Jum’at (15/03/2019).

Adapun yang menjadi isu strategis dalam pembahasan Musrenbang RKPD Kota Banjar ini diantaranya mengenai penyediaan lapangan pekerjaan di sektor-sektor yang berkaitan dengan jasa, meningkatkan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap pendapatan daerah.

Kemudian, mengentaskan kemiskinan dan mengurangi ketimpangan distribusi pendapatan, meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan dan ketersediaan tenaga kesehatan, meningkatkan kualitas layanan dan infrastruktur pendidikan, dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kawasan permukiman.

Sedangkan, yang menjadi pembangunan Kota Banjar pada RKPD Tahun 2020 meliputi, pengembangan potensi daerah di bidang pariwisata untuk kesejahteraan rakyat, pengembangan ekonomi kerakyatan, pengembangan prioritas pertanian, perikanan, peternakan menuju agropolitan.

Kemudian, lanjutan program 100 hari walikota yang meliputi pengelolaan persampahan, taman kota, permukiman kumuh melalui pemberdayaan masyarakat, peningkatan pengelolaan pasar desa dan kelurahan. Selanjutnya, peningkatan Trantibum dan toleransi masyarakat (contohnya meredam gejolak Pilpres 2019), serta reformasi birokrasi.

Kepala Bappeda Kota Banjar, H. Agus Nugraha, S.Sos,. M.Si., mengatakan, RKPD Kota Banjar Tahun 2020 merupakan sebuah dokumen perencanaan pembangunan yang menjadi pedoman untuk perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian serta pertangungjawaban pembangunan daerah.

Untuk itu, harmonisasi, sinkronisasi serta sinergi usulan program dan kegiatan dari seluruh stakeholder pembangunan diharapkan dapat dilaksanakan dalam setiap proses perencanaan.

“Pada tahun 2020, Kota Banjar akan terus melaksanakan program pembangunan dalam bentuk pendampingan kolaborasi dengan pelaku pembangunan lainnya, yang turut serta mendukung pertumbuhan inklusif,” katanya.

Agus Nugraha juga menjelaskan, bahwa rumusan strategi berupa pernyataan yang menjelaskan bagaimana tujuan dan sasaran akan dicapai, selanjutnya diperjelas dengan serangkaian arah kebijakan.

Penyusunan arah kebijakan juga harus didasari pada visi dan misi kepala daerah dengan memperhitungkan semua potensi, peluang, kendala serta ancaman yang mungkin timbul selama periode pemerintahan, termasuk pada tahun 2020.

Arah kebijakan pembangunan daerah Kota Banjar tahun 2019-2023 meliputi, tahun 2019 pemantapan dasarn kebijakan dan strategi Kota Banjar BERSERI. Tahun 2020, fokus BERSERI melalui pemantapan reformasi birokrasi untuk peningkatan pertumbuhan inklusif yang berkelanjutan.

Kemudian, pada tahun 2021 melanjutkan Strategi BERSERI melalui peningkatan realisasi potensi daerah. Tahun 2022, pemantapan Strategi BERSERI, dan di tahun 2023melanjutkan pemantapan Strategi BERSERI.

Acara Musrenbang RKPD Kota Banjar Tahun 2020 itu diikuti peserta dari perwakilan pemerintah daerah kabupaten/kota, anggota FKPDKB, DPRD Kota Banjar, perangkt daerah Kota Banjar, perangkat pemerintah kecamatan se-Kota Banjar, lembaga/instansi vertikl di Kota Banjar, pimpinan BUMN/BUMD, perbankan/dunia usaha, para pimpinan perguruan tinggi di Kota Banjar, para pimpinan organisasi profesi, para ketua organisasi kemasyarakatan di Kota Banjar, para ketua lembaga/kelompok masyarakat, pers/media massa, dan undangan lainnya. (Eva/R3/HR-Online)

KOMENTAR ANDA