Gara-gara Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Baru di Banjarsari Mengeluh

Pedagang kaki lima (PKL) yang menghuni kios pasar baru eks Terminal Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengeluhkan sepinya pembeli. Bahkan saking sepinya, banyak kios-kios PKL yang dibiarkan kosong. Foto : Suherman/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pedagang kaki lima (PKL) yang menghuni kios pasar baru eks Terminal Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengeluhkan sepinya pembeli. Bahkan saking sepinya, banyak kios-kios PKL yang dibiarkan kosong.

Erna, PKL pasar baru eks Terminal Banjarsari, ketika ditemui Koran HR, Senin (25/03/2019), menuturkan, sejak pindah lapak ke kios baru, dagangannya selalu utuh karena jarang ada pembeli.

“Kami pindahan kesini pada tanggal 11 kemarin. Tapi sejak pindah ke tempat baru ini, jualannya sepi. Saya dan teman pedagang lainnya tidak bisa dapat uang dari hasil jualan sekarang,” katanya.

Karena selalu sepi, kata Erna, semua PKL selalu tutup lebih awal. Ketimbang diam di pasar menunggu konsumen yang tidak pasti datang, para PKL lebih memilih menutup lapak dan pulang.

“Kesini itu jarang pembeli yang masuk. Kebanyakannya, pembeli belanjanya di lapak PKL yang ada di luar. Di kios terbuka,” katanya.

Kepala UPT Pasar Banjarsari, Aep Nugraha, ketika hubungi Koran HR, Senin (25/03/2019), membenarkan kondisi kios pasar baru yang selalu sepi. Menurut dia, kemungkinan hal itu terjadi karena pembeli belum mengetahui jika di dalam pasar banyak pedagang yang berjualan.  

“Jika pembeli sudah tahu, pasti nanti juga akan ramai. Apalagi di dalam pasar baru itu lebih bersih dan nyaman untuk berbelanja,” katanya.

Terkait masih banyak lapak yang Koson, Aep menjelaskan, masih banyak pedagang yang mengurus kartu kuning. Dengan kata lain, kekosongan itu bukan berarti lapak tersebut tidak ada yang punya.

“Mudah-mudahan saja, para pedagang secepatnya menyelesaikan urusan administrasi, sehingga bisa berjualan di lapak baru,” katanya. (Suherman/Koran HR)