Sabtu, Januari 29, 2022
BerandaArtikelTidak Semua Jalan Kaki Dihitung Olahraga, Ini Kecepatan Berjalan yang Disarankan

Tidak Semua Jalan Kaki Dihitung Olahraga, Ini Kecepatan Berjalan yang Disarankan

Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),– Mungkin Anda pernah mendengar masukan agar berjalan kaki setiap hari beberapa ribu langkah, tujuannya untuk kebugaran tubuh dan kesehatan. Namun, ketika Anda berjalan kaki, tidak semua langkah Anda dianggap sebagai olahraga. Penelitian yang dicatat dalam British Journal of Sport Medicine menunjukkan ada kecepatan berjalan yang disarankan agar manfaat kesehatan bisa dicapai secara maksimal.

Para peneliti dalam riset tersebut berusaha mencari tahu kegiatan jalan kaki seperti apa yang bisa memiliki efek yang sama dengan olahraga. Penelitian tersebut diikuti 76 orang peserta mulai dari usia 21 hingga 40 tahun. Tujuannya, untuk mengukur irama dan jumlah langkah per menit dari para peserta.

Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan irama atau kecepatan 100 langkah per menit dianggap setara dengan aktifitas fisik sedang. Kecepatan berjalan ini juga sama dengan ketika Anda berjalan sejauh 4 kilometer dalam 1 jam.

Temuan ini juga menunjukan, kecepatan berjalan 100 hingga 129 langkah dalam 1 menit, masih dianggap sebagai aktifitas fisik sedang. Artinya, Jika Anda berjalan sejauh 4 kilometer dalam waktu 1 jam, maka nilai METs (satuan metabolisme tubuh saat bekerja, satuan ini merupakan ukuran seberapa banyak energi untuk melakukan aktivitas tertentu) Anda hanya sekitar 3 sampai 5,9 METs.

Untuk itu Anda perlu menaikannya hingga 130 langkah per menit, untuk mencapai aktivitas yang sama dengan olahraga dalam intensitas tinggi. Karena, setidaknya perlu 6 METs hingga aktivitas jalan kaki Anda bisa dianggap setara dengan olahraga.

Pedoman Aktivitas Fisik AS menyarankan agar orang dewasa melakukan setidaknya 150 hingga 300 menit aktivitas fisik intensitas sedang setiap minggu, atau sekitar 75 hingga 150 menit kegiatan aerobic dengan intensitas tinggi. Hal ini sebetulnya bisa dicapai dengan rutin berlari. Namun, untuk menggantikan lari tersebut, Anda bisa memulainya dengan memperhatikan kecepatan langkah Anda saat berjalan agar bisa dihitung sebagai olahraga.

Berjalan dengan irama cepat dianggap mampu mengurangi efek negatif dari gaya hidup pasif.  Untuk itu, Anda bisa menghitungnya secara manual dengan bantuan jam tangan. Pastikan dalam satu menit Anda melangkah sebanyak 130 kali agar setara dengan aktivitas olahraga. Hal in akan membantu Anda untuk lebih bugar.

Manfaat Jalan Kaki untuk Kesehatan

Berjalan kaki ini memang tergolong sebagai aktivitas fisik. Berjalan kaki dengan intensitas seperti di atas bahkan dianggap sebagai salah satu olahraga kardiovaskular yang memiliki banyak manfaat.  

Doug Sklar, seorang personal trainer dari studio latihan fitness PhilanthroFIT, Doug Sklar, bahkan mengatakan lari dengan intensitas tertentu bisa membantu menguatkan jantung dan membuat kerja jantung menjadi lebih efisien, selain itu juga bisa membakar kalori, meningkatkan fungsi alat pernafasan, dan meningkatkan mood seseorang melalui pelepasan endorphin.

Namun, seperti dijelaskan sebelumnya, tentu ada perbedaan antara jalan kaki santai dengan jalan cepat. Sehingga tidak semua aktivitas jalan kaki bisa dianggap sebagai olahraga, faktor seperti berat badan, metabolisme tubuh, kecepatan jalan kaki, dan kemiringan permukaan akan memengaruhi hasil.

Pada umumnya, Anda bisa membakar hingga 100 kalori per 1,6 km jika Anda melakukan jalan cepat. Jika Anda naik tangga atau jalan kaki pada alat stair climber di tempat fitness atau gym, hasilnya mungkin akan berbeda. Aktivitas tersebut bisa membakar hingga 200 kalori per 1,6 km. Jadi, jika Anda punya waktu untuk menambah jarak jalan kaki hingga 8-10 km, Anda bisa membakar  500-800 kalori.

Jumlah kalori yang terbakar saat Anda berjalan kaki hingga 8-10 km ini sama halnya ketika Anda melakukan lari atau bersepeda dalam waktu satu jam. Sehingga, jika saat ini Anda tidak aktif secara fisik, maka jalan kaki dengan kecepatan berjalan 130 langkah per menit bisa sangat membantu.

Selain itu, jalan kaki juga bisa menjadi titik awal bagi banyak orang untuk memulai hidup sehat. Jalan kaki juga bisa dihitung sebagai aktivitas kardio, karena aktifitas fisik apa pun yang mampu meningkatkan denyut jantung bisa dihitung sebagai kardio dan ini tentu baik untuk kesehatan.

Jalan kaki juga mudah untuk dilakukan, bisa dilakukan di mana saja, mudah untuk dimulai dan tidak perlu pertimbangan waktu. Bahkan jika Anda ingin menurunkan berat badan namun bingung bagaimana memulainya, jalan kaki bisa menjadi solusi untuk membantu menurunkan lemak tubuh.

Namun, perlu juga diikuti dengan aktivitas kebugaran lainnya, misalnya berlari atau bersepeda. Jadi jika Anda cenderung tidak aktif secara fisik, jalan kaki secara rutin ini perlu dilakukan cukup sering. Jangan lupa perhatikan juga kecepatan berjalan saat Anda melangkah agar bisa dihitung sebagai olahraga. (Ndu/R7/HR-Online)

- Advertisment -