Kisah Para ‘Pejuang’ di Ciamis Berbagi Nasi Setiap Minggu

Berbagi Nasi CIamis
Salah satu anggota Berbagi Nasi Ciamis saat membagikan nasi pada yang membutuhkan. Foto: FB BerbagiNasi Ciamis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Setiap Minggu pagi pemandangan berbeda bisa Anda lihat di Pos Polisi Alun-alun Ciamis. Sekelompok pejuang berseragam kuning terlihat berkumpul dengan menenteng kantong keresek besar berisi amunisi. Jangan salah sangka dulu, pejuang di sini adalah sebutan untuk mereka para anggota Komunitas Berbagi Nasi Ciamis atau biasa disebut juga Bernas Ciamis. Sementara amunisi adalah sebungkus nasi beserta lauk pauknya yang akan dibagikan untuk mereka yang membutuhkan.

Arif Mintarja, salah seorang penggagas Bernas Ciamis mengatakan nasi bungkus yang mereka bagikan berasal dari sumbangan para donatur. Donatur umumnya datang dari para pengusaha kuliner Ciamis. Tetapi ada juga yang berasal dari warga biasa, bukan para pengusaha kuliner Ciamis.  

“Kami terbuka bagi siapa saja untuk menjadi donatur, tidak ada batasan suku atau pun agama, kegiatan kami murni kegiatan kemanusiaan,” kata Arif pada HR Online, Selasa (12/3/2019).

Amunisi yang mereka dapatkan berbeda tiap Minggunya, tetapi komunitas ini berusaha konsisten agar tiap Minggu mereka bisa berkeliling seputar kota Ciamis untuk membagikan amunisi. Dari mulai Alun-alun Ciamis, menuju perempatan Kanis hingga Pasar Ciamis bahkan sampai TPA mereka menyusuri jalan untuk membagikan sebungkus nasi bagi orang-orang yang membutuhkan.

“Amunisi setiap Minggunya berbeda jumlahnya, begitu juga para pejuang yang hadir tidak selalu ada misalnya 12 orang, atau berapa orang, tapi kami berusaha untuk konsisten tiap Minggu hadir, karena banyak yang nunggu juga dari orang-orang yang pernah kami bantu,” terang Arif.

Ketika ditanya, kenapa sumbangannya berbentuk nasi tidak dalam bentuk uang atau bantuan lainnya, Arif menjawab, nasi merupakan kebutuhan vital manusia. “Sebungkus nasi, terlihat sepele tetapi untuk mereka yang sedang kelaparan itu bisa sangat berharga, bagi kita mungkin yang tiap hari tak kesulitan untuk makan, tetapi di luar sana ada orang-orang yang untuk sesuap nasi perlu kerja keras,” terang Arif.

Komunitas yang memulai aksinya sejak 4 Februari 2018 ini mengajak siapa saja, pemuda, anak-anak maupun orang tua untuk ikut bergabung menjadi para pejuang Bernas. “Para pelajar, karyawan, pegusaha, siapapun dari berbagai profesi, suku, maupun agama, Bernas Ciamis terbuka lebar untuk mereka bergabung,” ucapnya.

Caranya mudah saja, kata Arif, jika memiliki dana dan waktu, Anda bisa membawa beberapa bungkus nasi untuk dibagikan bersama pejuang yang lain.

“Bawa saja jika mampu menyumbang nasi beserta lauk pauknya, lalu kita bagikan sama-sama, jika tidak, maka bisa tetap gabung dengan kami untuk bersama-sama berkeliling kota Ciamis untuk membagikan amunisi,” kata Arif

Lebih lanjut Arif mengatakan jika Anda memiliki dana tapi tidak punya waktu, Anda bisa menjadi donatur Bernas, bisa dalam bentuk uang ataupun nasi bungkus. “Anggota kami, para pejuang siap menjemput nasi bungkus dari para donatur,” kata Arif.

Sementara Dewi Anggraeni, salah satu anggota Berbagi Nasi Ciamis mengatakan tujuan berbagi nasi yang mereka lakukan setiap Minggu merupakan suatu bentuk kepedulian bagi warga yang membutuhkan. Selain itu, ada juga nilai edukasi, terutama bagi anak-anak agar tidak takut untuk menyebarkan kebaikan.

“Ada beberapa anggota Bernas yang bawa anak juga, dari kecil mereka diajarkan untuk peduli  dan menanamkan pada mereka jika memberi dengan tulus itu membawa kebahagiaan,” ucapnya.

Untuk bergabung bersama Bernas Ciamis, Anda bisa membuka laman media sosial mereka di Facebook maupun Instagram: Berbagi Nasi Ciamis. Setiap Minggu mereka akan mengajak warga Ciamis untuk berpartisipasi lewat media sosial. Setelah aksi mereka selesai, mereka pun akan membagikan dokumentasi kegiatan mereka beserta laporan para pejuang yang hadir dan jumlah amunisi yang dibagikan. (Ndu/R7/HR-Online)