KPU Pangandaran Buka Rekrutmen Petugas KPPS untuk Pemilu 2019

Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Pangandaran, Maskuri Sudrajat. Foto : Aceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran membuka rekrutmen petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilu 2019 nanti.

Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Pangandaran, Maskuri Sudrajat mengatakan, pembentukan KPPS dilaksanakan mulai 28 Februari 2019.

“Adapun jumlah KPPS yang dibutuhkan di Pangandaran totalnya adalah 9450 orang, yang akan bertugas di 1.350 TPS, dengan formasi tiap TPS adalah 7 orang KPPS,” jelas Maskuri, kepada HR Online, Jum’at (1/3/2019).

Maskuri menuturkan, seleksi penerimaan anggota KPPS ini merujuk pada pasal 59 Undang-undang nomor 7 tahun 2017. Dalam UU tersebut dijelaskan bahwa seleksi penerimaan anggota KPPS dilaksanakan secara terbuka dengan memperhatikan kompetensi, kapasitas, integritas dan kemandirian calon anggota KPPS.

“Yang tak kalah pentingnya juga disebutkan penerimaan angota KPPS harus memperhatikan keterwakilan perempuan paling sedikit 30%,” kata Maskuri.

Ia menjelaskan, proses pembentukan KPPS ini dilaksanakan dari tanggal 28 Februari hingga ditetapkan tanggal 27 Maret 2019. Sebelumnya terlebih dahulu diawali dengan pengumuman dari tanggal 28 Februari hingga 5 Maret 2019.

Menurut Maskuri, pada pasal 19 huruf b UU nomor 7 tahun 2017, juga disebutkan pembentukan KPPS ini menjadi kewenangan PPS. Oleh karena itu, KPU Pangandaran terus melakukan koordinasi dan sosialiasasi dengan PPK.

“Secara hierarkis PPK kemudian melakukan bimbingan teknis dan atau sosialisasi pelaksanaan pembentukan KPPS kepada PPS,” ucap Maskuri.

Lebih jauh Maskuri memaparkan, mengingat pembentukan KPPS ini sangat penting, karena KPPS merupakan ujung tombak suksesnya pelaksanaan pemilu yang akan berlangsung 17 April 2019 nanti.

Sehingga dalam proses rekrutmen ini, diharapkan yang terpilih adalah SDM yang sesuai UU Pemilu, berintegritas, memiliki kemandirian dalam bersikap.

“Selain itu, anggota KPPS juga harus benar-benar sehat secara jasmani dan rohani. Hal ini karena mereka akan bekerja full time,” pungkasnya. (Ceng/R5/HR-Online)

KOMENTAR ANDA