Minggu, Agustus 14, 2022
BerandaBerita CiamisPakai Baju Suporter PSGC, Mayat Mengambang di Sungai Citanduy Ciamis

Pakai Baju Suporter PSGC, Mayat Mengambang di Sungai Citanduy Ciamis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Mayat tanpa identitas sempat menggegerkan warga di sekitar Objek Wisata Situs Karang Kamulyan, Kabupaten Ciamis. Pasalnya mayat tersebut ditemukan pengeduk pasir sudah mengambang hanya memakai sweater bertuliskan Balad Galuh, yang diketahui merupakan supporter PSGC Ciamis. Mayat tersebut ditemukan di Sungai Citanduy, pada Minggu pagi (31/3/2019).  

Awalnya, Ojat (43) warga setempat yang sedang mengeduk pasir menemukan korban mengambang hanya memakai sweater dan tanpa memakai celana, di tengah sungai Citanduy, Ia kemudian berusaha menyeretnya hingga posisi mayat berada di pinggir sungai. Ketika sudah disangga kayu di pinggir sungai agar tidak hanyut, Ojat kemudian menghubungi warga lainnya.

Sementara pengunjung Objek Wisata Karang Kamulyan, sempat geger karena bau menyengat dari arah sungai. “Setelah didekati oleh pengunjung, ternyata benar yang mengambang itu mayat manusia,” kata Kepala Desa Karangkamulya, Mohamad Abdul Haris saat ditemui HR Online di tempat kejadian.

Warga sekitar mengaku tidak ada yang mengenali korban, warga akhirnya memberitahukan penemuan mayat tersebut pada petugas wisata, sebelum akhirnya melaporkannya ke Polsek Cijeungjing.

AKP Hendra Virmanto, Kasat Reskrim Polres Ciamis mengatakan setelah mendapat laporan dari warga mengenai penemuan mayat tersebut, petugas langsung diterjunkan ke TKP. Warga bersama Pusdalops BPBD dan PMI Ciamis mengevakuasi korban, korban kemudian dibawa ke RSUD Ciamis.

“Setelah dilakukan pencocokan sidik jari kemudian diketahui korban bernama Abdul Rohman, berusia 22 tahun, warga Dusun Beuti, Desa Ciparay, Kecamatan Cidolog,” ungkap AKP Hendra.

Menurut AKP Hendra, tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, sehingga untuk sementara korban diduga tenggelam dan terseret arus sungai Citanduy. “Kami masih terus menyelidiki dan juga menghubungi keluarga korban,” pungkasnya. (Ndu/R7/HR-Online)