Perempuan Asal Lampung Kabur saat Dirawat di Puskesmas

Perempuan Asal Lampung ini Kabur saat Dirawat di Puskesmas

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Elsa Yunitasari, perempuan asal Lampung yang ditemukan warga pingsan di pinggir jalan raya Pangandaran, kabur saat tengah mendapatkan perawatan di Ruang IGD Puskesmas Banjarsari, Selasa (19/03/2019).

Kaburnya Elsa baru diketahui petugas jaga Puskesmas ketika usai melaksanakan sholat Maghrib. Sontak saja hal itu menjadikan suasana gaduh. Bahkan anak-anak Komunitas Matahati berhamburan mencarinya.

“Tadi kan saya tinggal sholat dulu, eh pas selesai sholat, saya lihat ke IGD dia sudah tidak ada. Saya kira tadi dia itu lagi ke toilet. Tapi ketika dilihat lagi, infusannya sudah tergeletak, dia kabur entah kemana, saya pun langsung menghubungi teman-teman Matahati,” kata petugas Puskesmas yang namanya enggan untuk disebutkan.

Informasi yang berhasil dihimpun HR Online dari Komunitas Matahati Banjarsari, saat menerima laporan pasien kabur, angggota komunitas Matahati langsung dikerahkan untuk mencari Elsa.

“Tadi kita langsung bergerak melakukan pencarian. Kami khawatir terjadi apa-apa sama dia. Kasian, dia kan lagi sakit. Kami juga tidak tahu alasannya kenapa dia kabur. Mungkin dia depresi berat,” kata Ketua Komunitas Matahati, Mohamad Abid Buldani.

Menurut Abid, Elsa berhasil ditemukan di daerah Mrejan, arah timur dari Puskesmas Banjarsari. Dia tengah berjalan setengah lari. Saat diamankan, dia mengaku hendak pergi menemui kekasihnya di Desa Ciulu.

“Karena kondisi fisiknya terlalu lemah, maka kami membawanya kembali ke Puskesmas. Namun kali ini dia dirawat di Puskesmas Ciulu. Ia kini diinfus lagi karena tidak masuk makanan,” katanya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan, kata Abid, pihaknya terpaksa ikut menjaganya di Puskesmas Ciulu. Hal itu lantaran Elsa terlihat begitu gelisah dan memaksa pergi menemui kekasihnya.

“Kami mencoba membujuk laki-laki yang dianggap kekasihnya, untuk ikut gabung menemani di Puskesmas. Beruntung laki-laki itu mau, jadi Elsa lebih tenang,” katanya. (Suherman/R4/HR-Online)