Pondasi Jembatan Ambruk, Akses Dua Desa & Kecamatan di Ciamis Lumpuh

Jembatan atau sasak gantung penghubung antara Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi dan Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, terpaksa ditutup. Hal itu terpaksa dilakukan karena pondasi jembatan ambrol. Foto : Suherman/ HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Jembatan atau sasak gantung penghubung antara Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi dan Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, terpaksa ditutup. Hal itu terpaksa dilakukan karena pondasi jembatan ambruk. 

Muhtar, warga setempat, ketika ditemui Koran HR, Selasa (26/03/2019), menuturkan, pondasi jembatan ambruk akibat terkikis aliran air Sungai Ciseel paska diguyur hujan sepekan yang lalu.

“Akibat penutupan ini, akses ekonomi antar desa dan kecamatan lumpuh total,” katanya.

Kepada Koran HR, Muhtar mengatakan, pondasi jembatan ambruk pada pekan lalu. Menurut dia, setelah diguyur hujan, debit air dan arus Sungai Ciseel naik. Pada saat itulah, pondasi jembatan terseret arus. Karena khawatir memakan korban, akses jembatan tersebut terpaksa ditutup sementara waktu.    

“Demi keselamatan pengguna, akses jembatan sementara ini ditutup,” katanya.

Pada kesempatan itu, Muhtar berharap, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy segera memperbaiki kondisi jembatan dan tebing sungai dengan benar. Agar, masyarakat kembali bisa beraktifitas seperti sediakala.  

“Sebelumnya, sebenarnya ada pekerjaan bronjong di bawah jembatan. Tapi karena pekerjaannya hanya begitu saja, sehingga tidak mampu menahan gerusan air. Saya berharap, BBWS Citanduy segera ke lokasi dan mengupayakan perbaikan,” katanya.

Selain jembatan, kata Muhtar, tanggul pembatas Sungai Ciseel juga terancam hanyut terbawa derasnya arus air. Menurut dia, tanggul pembatas kini kondisinya terancam longsor akibat sering abrasi. (Suherman/Koran HR)