Infrastruktur dan SDM Jadi Prioritas Pembangunan Kabupaten Ciamis 2020

Pembangunan Kabupaten Ciamis
Bupati Ciamis, Iing Syam Arifin, saat meninjau pembangunan jalan hotmix, di salah satu kecamatan di Kabupaten Ciamis, beberapa waktu lalu. Foto: Dokumentasi Humas Setda Ciamis

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk menentukan arah kebijakan dan prioritas pembangunan Kabupaten Ciamis tahun 2020 digelar di Aula Angganaya Bappeda Ciamis, Rabu (06/03/2019). Musrenbang yang dihadiri Bappeda dari Kabupaten dan kota tetangga, dinas terkait yang ada di lingkungan Pemkab Ciamis, DPRD Ciamis dan anggota masyarakat ini bertujuan untuk menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RPKD) Kabupaten Ciamis 2020.

“Forum Musrenbang ini memiliki arti penting karena nantinya akan ada kesepakatan terhadap rancangan RKPD Kabupaten Ciamis tahun 2020, yang sebelumnya telah dilakukan penajaman, penyelarasan dan klarifikasi,” kata Bupati Ciamis Iing Syam Arifin, dalam sambutannya.

Diketahui sebelum ajang Musrenbang digelar, terlebih dahulu diselenggarakan kegiatan Forum OPD pada 18 Februari 2019, dilanjutkan dengan Forum Gabungan OPD pada 27 Februari 2019. Kedua forum tersebut disusul dengan kegiatan Pra Musrenbang pada 28 Februari 2019. “Forum-forum ini digelar untuk mendapatkan masukan dan pendapat dari berbagai pemangku kepentingan, sebelum akhirnya dirumuskan dalam RPKD tahun 2020,” terang Iing.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ciamis, IIng Syam Arifien juga menyampaikan keberhasilan pembangunan Kabupaten Ciamis pada tahun-tahun sebelumnya. Diantaranya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mengalami peningkatan sebesar 0,42, diketahui pada tahun 2016 IPM Kabupaten Ciamis mencapai 68,45 sementara pada tahun 2017 meningkat menjadi 68,87. Peningkatan tersebut didapat dari akumulasi hasil pembangunan di berbagai bidang.

Selanjutnya, persentase penduduk miskin pada tahun 2017 mencapai 8,20% atau menurun sebesar 0,22% dibandingkan tahun 2016 yang mencapai 8,42%. Hal tersebut ditunjang pula dengan penurunan tingkat pengangguran terbuka yang mengalami penurunan sebesar 1,78% dimana pada tahun 2016 mencapai 6,95% turun menjadi sebesar 5,17%.

Sementara untuk pembangunan infrastruktur, kemantapan jalan kabupaten pada tahun 2017 telah mencapai 68,72%, dibandingkan dengan tahun 2016 yang hanya mencapai 66,79%. Menurut Iing, hal ini didukung salah satunya oleh Alokasi Anggaran untuk infrastruktur jalan dan jembatan. Diakui Iing, pembangunan infrastruktur telah memberikan hasil nyata berupa peningkatan jalan hotmix, lapen, dan rigid.

Namun, sayangnya Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) pada tahun 2017 hanya mencapai 5,21%, hal ini melambat 0,78% bila dibandingkan dengan tahun 2016 yang telah mencapai 5,99%. Tetapi hal tersebut masih ada pada capaian 5%, yang artinya LPE di Kabupaten Ciamis masih masuk dalam kategori tinggi. “Hal ini merupakan indikasi masih seimbangnya antara pertumbuhan penduduk dengan serapan tenaga kerja,” terang Iing.

Sementara kontribusi terbesar PDRB Kabupaten Ciamis atas dasar harga berlaku tahun 2017 berasal dari kategori pertanian, kehutanan dan perikanan yang mencapai 23,64%. Hal tersebut rupanya berdampak pada angka inflasi yang masih dapat dikendalikan, sehingga tahun 2017 inflasi Kabupaten Ciamis berada pada angka 4,16.

Dari capaian-capaian tersebut, kata Iing, titik berat rencana pembangunan tahun 2020 ini akan diarahkan pada peningkatan kualitas infrastruktur dan peningkatan daya saing Sumber Daya Manusia. “Sejalan dengan hal tersebut, maka tema pembangunan untuk tahun 2020 ini adalah ‘Optimalisasi Pengembangan Potensi Sumber Daya Menuju Kemandirin Ekonomi,’ ekonomi di sini adalah perekonomian masyarakat yang mandiri,” jelas Iing.

Iing menambahkan skala prioritas telah direncanakan sebagai upaya pencapaian indikator makro pembangunan, sutainable development goals, prioritas pembangunan pemerintah Provinsi Jawa Barat, penyelesaian masalah riil yang ada di masyarakat, penanggulan kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan pelestarian hidup. 

Iing juga mengakui tantangan pembangunan Kabupaten Ciamis tahun 2020 akan semakin kompleks, terutama dalam menghadapi perkembangan yang semakin dinamis dan kompetitif. “Upaya yang diperlukan diantaranya adalah peningkatan daya saing, baik SDM maupun potensi unggulan daerah. Beberapa persoalan pembangunan daerah yang strategis masih memerlukan pemikiran kita bersama,” pungkasnya. (Ndu/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA