Senin, Agustus 15, 2022
BerandaBerita CiamisRatusan Warga di Ciamis Dapat Voucher Belanja Murah dari Kementerian BUMN

Ratusan Warga di Ciamis Dapat Voucher Belanja Murah dari Kementerian BUMN

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Ratusan Warga Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis mendapatkan voucer belanja murah dari Kementerian BUMN. Sebelumnya, warga Desa Neglasari tampak memadati Aula Kantor Desa untuk mendapatkan jatah nasi kotak yang dibagikan oleh Pemerintah Desa Neglasari, Rabu (20/03/2019).

Laki-laki maupun perempuan warga Desa Neglasari tampak antri menukarkan kupon dengan satu kotak nasi. Menurut keterangan Deni Nono Sunaryo, Kepala Desa Neglasari pembagian nasi kotak tersebut dilakukan usai warga Desa melaksanakan kegiatan padat karya dengan bersih-bersih lingkungan. Bersih-bersih ini dilakukan dalam rangka menyambut kedatangan menteri BUMN, Rini Soemarno, yang akan meresmikan MDP Pamarican.

Deni mengatakan ratusan warganya sengaja dikerahkan untuk mengikuti program padat karya. “Sambil menunggu kedatangan ibu menteri, sekitar 200 orang warga di sini tadi melaksanakan kegiatan bersih bersih lingkungan,” terang Deni.

Menurut Deni, warga Desa Neglasari tersebut bekerja tidak secara cuma-cuma, karena nantinya mereka akan mendapatkan bayaran sebesar Rp. 100.000 per orang. Selain itu, kata Deni, warga Desa Neglasari juga akan mendapatkan voucher belanja murah yang bisa mereka dapatkan dengan membayar Rp. 10.000,-.

“Voucher sepuluh ribu itu nantinya bisa ditukarkan dengan barang belanjaan, total harga barang belanjaan yang bisa mereka dapatkan seharga 45 ribu rupiah,” terang Deni

Selain 200 orang yang ikut program padat karya, kata Deni. pihaknya juga membagikan voucher untuk 200 orang kategori umum, 475 voucher untuk mereka yang terdaftar sebagai penerima PKH, dan 100 voucher gratis untuk 100 orang jompo, total voucher yang dibagikan menurut Deni berjumlah 975 lembar.

“Untuk program kegiatan ini, kami Pemdes hanya sebatas memfasilitasi saja, sementara biaya untuk semua kebutuhan tersebut sudah dicover oleh kementerian BUMN,” katanya. (Suherman/R7/HR-Online)