Seorang Pria di Ciamis Tewas, Nekad Menabrakan Diri ke Bus yang Sedang Melaju

menabrakan diri
Anggota kepolisian Polsek Banjarsari saat mengevakuasi seorang pria muda tanpa identitas nekad menabrakan diri ke sebuah bus yang tengah melaju kencang di jalan raya Banjar- Banjarsari, tepatnya di Dusun Sukajadi, Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (09/03/2019) malam. Foto: Suherman/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Seorang pria muda tanpa identitas dilaporkan nekad menabrakan diri ke sebuah bus yang tengah melaju kencang di jalan raya Banjar- Banjarsari, tepatnya di Dusun Sukajadi, Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (09/03/2019) sekitar pukul 23.00 WIB, tadi malam. Akibatnya, korban tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala.

Menurut Panit Lantas Polsek Banjarsari, Iptu Tobi’in, saat ditemui di lokasi kejadian, dari hasil penyelidikan sementara, penyebab korban tewas diduga akibat bunuh diri. Sebab, berdasarkan keterangan beberapa saksi, korban terlihat seperti sengaja menabrakan diri ketika bus melintas di jalan raya. “Motif dari aksi nekad ini masih kita dalami. Kami pun masih meminta keterangan dari saksi lainnya,” ujarnya.

Tobi’in menambahkan jasad korban sudah dibawa ke Puskesmas Banjarsari untuk dipulasara dan kepentingan penyelidikan kepolisian. Sedangkan mobil dan sopir berikut kernet sudah diamankan di Polsek Banjarsari. “Korban belum diketahui identitasnya. Karena pada pakaian korban tidak ditemukan kartu identitas apapun. Begitupun warga sekitar tidak ada yang mengenali korban,” terangnya.

Sementara bus yang menabrak korban adalah Bus Budiman jurusan Pangandaran- Bandung dengan nopol Z 7867 HB. Sopir bus bernama Ujang Yusup, warga Dusun Sukajadi RT 06/RW 02 Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. “Kebetulan sopirnya warga setempat,” katanya.

Tobi’in menjelaskan, pihaknya kini tengah menggali identitas korban. Hal itu untuk mengetahui motif dari aksi nekad korban menabrakan diri tersebut. Sebab, kata dia, ada dua kemungkinan mengenai latarbelakang korban. Bisa jadi korban merupakan orang gila atau orang normal yang sengaja bunuh diri.

Menurut Tobi’in, ciri-ciri korban usia masih muda atau sekitar 30-35 tahunan, kulit sawo matang, menggunakan celana jeans warna biru, kaos warna biru dan memakai sandal jepit warna hitam. “Bagi siapa saja yang merasa kehilangan anggota keluarganya, silahkan hubungi kami di Polsek Banjarsari. Sementara jenazah korban masih berada di Puskesmas Banjarsari,” katanya

Sementara itu, sopir Bus Budiman, Ujang Yusuf, saat ditemui di Polsek Banjarsari, mengatakan, kejadian itu berawal ketika bus yang dikemudikannya melaju dari arah Banjar menuju Pangandaran. Sesampainya di tempat kejadian, tambah dia, terlihat di depan ada seseorang berdiri di pinggir jalan.

“Namun, saat bus mendekat, tiba-tiba orang itu tanpa diduga lari ke tengah jalan seolah menantang ingin ditabrak. Korban pun tidak diam di tengah jalan, tetapi lari menghampiri bus yang sedang melaju. Saya waktu itu sulit menghindar, karena orang itu berlari makin mendekat,” ujarnya.

Ujang pun mengaku shock ketika melihat aksi korban yang menantang meminta mati. “Untung saja saya tidak panik dan laju bus tetap berada di lajur jalan. Hanya saja saya mendadak lemas karena shock melihat aksi nekad korban,” pungkasnya. (Suherman/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA