Soal Masjid Monumental Banjarsari Ciamis, Panitia Tidak Tinggal Diam

Rencana pembangunan Masjid Monumental Banjarsari. Foto: Dokumen HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-Mangkraknya pembangunan masjid monumental di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, membuat kecewa masyarakat. Bahkan, sebagian masyarakat mengungkapkan kekecewaan tersebut melalui media sosial. Kontan saja, panitia pembangunan masjid monumental Banjarsari pun harus bersabar menghadapi kekecewaan masyarakat.

Ketua II Panitia Pembangunan Masjid Monumental Banjarsasri, H. Surya, ketika ditemui Koran HR, Senin (25/03/2019), memaklumi kekecewaan dan keluhan yang disampakan masyarakat, termasuk di media sosial.

“Kami menyikapinya dengan dingin. Karena kondisi ini, masyarakat juga harus lebih peka dan mengerti kondisi yang sebenarnya. Awalnya, kita tahu bersama, pembangunan masjid monumental ini adalah programnya Gubernur Ahmad Heryawan. Tapi kenyataannya, hanya isapan jempol. Tidak sepeser pun anggaran yang diberikan untuk pembangunan masjid ini,” katanya.

Surya meminta masyarakat tahu bahwa panitia bukannya tidak bertanggung jawab. Tapi justru kondisi anggaran yang memaksa panitia untuk menghentikan sementara pembangunan masjid monumental tersebut.

“Insyaallah, panitia juga tidak akan diam. Saat ini panitia sedang sosialisasi kepada masyarakat, serta mengajukan permohonan ke Pemda Ciamis. bahkan perlu diketahui juga. Panitia sedang menagih janji kepada gubernur,” katanya.

Pada tahun 2017, kata Surya, Pemda Ciamis menggelontorkan anggaran untuk pembangunan masjid besar ini sebesar Rp. 500.000.000. Ditambah lagi infaq dari masyarakat yang terkumpul saat itu sebesar Rp. 61.000.000. Lalu infaq dari PNS se Kecamatan Banjarsari sebesar Rp. 100.000.000. Dan ditambah sumbangan donatur dari pihak ketiga.

“Semua anggaran yang masuk saat itu sudah habis dialokasikan untuk pembangunan. Sampai sekarang (pondasi cakar ayam), panitia sudah menghabiskan anggaran kurang lebih Rp. 1 milyar. Sementara dari hasil analisa tim tehnik, masjid monumental ini membutuhkan anggaran hingga Rp. 13,5 milyar,” katanya.

Belum lagi, lanjut Surya, ditambah pembangunan fasilitas pendukung lainnya. Maka dengan itu, panitia mengajak seluruh lapisan masyarakat agar bisa bersatu menyisihkan infaq demi terwujudnya pembangunan masjid monumental tersebut.

“Tahun 2019 ini, mudah-mudahan pembangunan masjid akan kita lanjutkan lagi. Tapi itu juga tergantung dana yang masuk. Kemarin, ada tim verifikasi yang turun kesini. Katanya, Pemkab Ciamis kembali menganggarkan biaya Rp. 350 juta untuk kelanjutan masjid besar ini,” katanya. (Suherman/Koran-HR)

KOMENTAR ANDA