Tidak Terawat, Ilalang Penuhi Area TPU Muktisari Banjar

Akibat kurang perawatan, tumbuhan rumput liar/ilalang setinggi orang dewasa tampak memenuhi area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Photo: Nanang Supendi/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kawasan Taman Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, kini dipenuhi ilalang/rumput liar yang tumbuh subur hingga ketinggiannya setinggi orang dewasa.

Pantauan Koran HR di TPU tersebut, Minggu (24/02/2019), rumput liar setinggi orang dewasa itu sudah menutupi beberapa makam. Adapun sejumlah makam yang terlihat bersih, itu karena rumputnya dibabat oleh pihak keluarganya sendiri.

Ai (49), salah seorang warga Lingkungan Babakan, Kelurahan Muktisari, mengaku kalau dirinya merasa heran dengan kondisi TPU Muktisari yang terkesan tidak terurus. Dia pun mempertanyakan perawatan yang dilakukan penjaga makam atau dari pihak dinas terkait.

“Kalau rumput liarnya sudah tinggi dan hampir hampir memenuhi area TPU, itu sih sama saja tidak dirawat. Seharusnya dibersihkan agar tak seperti ini. Apalagi kan suka ada pungutan iuran kepada warga,” ujar Ai, saat dijumpai HR di sekitar TPU.

Senada diungkapkan Lili (45), warga lainnya yang mengaku kecewa melihat makam keluarganya dengan kondisi ditumbuhi rumput liar yang cukup tinggi. Dia pun mempertanyakan kinerja penjaga TPU Muktisari selama ini.

“Kenapa juga TPU ini seolah tak terawat dengan baik. Kemana petugas penjaga makam dan apakah dinas terkaitnya tidak melakukan pengawasan,” tanya Lili.

Menurutnya, sebuah TPU harus dibuat lebih rapi sehingga indah dipandang layaknya menyerupai sebuah taman. Untuk itu, keberadaan rumput liar yang tumbuh sumbur di area TPU harus segera dipotong dan dilakukan pembersihan.

“Makam yang ada jangan hanya cukup dibersihkan oleh masing-masing keluarganya saja. Coba lihat TPU di daerah lain, ada yang selalu terlihat bersih karena perawatannya teratur dari petugas. Jadi, TPU di Kota Banjar juga mesti ada pembenahan dan penataan yang jelas dan berkelanjutan,” harap Lili.

Ditemui di tempat terpisah, Lurah Muktisari, Feri Angga Kostradini, mengaku dirinya tidak mengetahui secara persis soal perawatan TPU yang ada di wilayah kerjanya. Hal itu karena bukan menjadi bagian kewenangannya. Meski begitu, adanya keluhan dari warganya itu menjadi bahan masukan untuk ditindaklanjutinya ke dinas terkait.

“TPU Muktisari itu aset Pemkot Banjar, otomatis penataan dan pengelolaannya oleh bidang Pertamanan dan Pemakaman Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Kota Banjar. Bukannya kelurahan tak peduli, tapi memang bukan kewenangan kami,” katanya, Selasa (26/02/2019).

Walau demikian, kata Feri, pihaknya sudah mengetahui akan kondisi TPU yang seakan kurang terawat dengan banyaknya tumbuhan rumput yang sudah meninggi itu. “Atas keluhan warga, tentu akan segera kami koordinasikan dengan dinas terkait,” ucap Feri.

Sementara saat HR mencoba mengkonfirmasikan hal tersebut kepada dinas terkait, namun para pejabat di bidang yang menangani TPU tidak ada di tempat. Informasi yang diterima, para pejabat tersebut sedang melakukan opsih di jalanan Kota Banjar dalam rangka menyambut kedatangan Presiden RI, Joko Widodo, yang akan membuka Munas dan Konbes NU, Rabu (27/02/2019). (Nanks/Koran HR)