Anggota DPRD Jabar Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Silalatul Huda Pangandaran

Ponpes Silalatul Huda
Peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Silalatul Huda, Pangandaran, Rabu (10/4/2019). Foto: Enceng/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Peletakan Batu Pertama pembangunan Asrama Santri Pondok Pesantren Silalatul Huda, Pangandaran dihadiri salah satu anggota DPRD provinsi Jawa Barat, Ahmad Irfan Alawi, Kepala Desa Cimanggu dan tokoh masyarakat setempat, Rabu (10/4/2019).

Pondok pesantren yang terletak di Dusun Cibeureum, RT 06, RW 02, Desa Cimanggu, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat ini didirikan sejak tahun 2015 dan sudah memiliki santri sebanyak 70 orang.

“Ini adalah satu-satunya pesantren yang ada di Desa Cimanggu, jika melihat antusias masyarakat dalam membangun pesantren ini sangat mencerminkan betapa cintanya mereka kepada pendidikan,” kata Ahmad Irfan Alawi, pada HR Online, Rabu (10/4/2019).

Berada di bawah naungan Yayasan Al Mukaromah, Ponpes Silalatul Huda ini terbilang masih baru, sehingga fasilitasnya belum memadai. “Karena itu pemerintah daerah maupun Provinsi harus membantunya demi kelancaran pembangunan Ponpes tersebut,” ucapnya.

Namun, walau dengan fasilitas terbatas, Ahmad Irfan Alawi memuji anak-anak asal Langkaplancar, Pangandaran yang menurutnya selalu menjadi yang terbaik.

“Prestasi anak asal Langkaplancar selalu jadi yang terbaik di tingkat Kabupaten, tak sedikit yang melaju ke tingkat Provinsi, apalagi kalau ditopang dengan pasilitas yang memadai,” paparnya.

Lebih lanjut Ahmad Irfan Alawi menjelaskan, saat ini Gubernur Jawa Barat memiliki program satu Desa satu Hafiz, karena itu, ia berharap pesantren Silalatul Huda ini mendapat dukungan dari pemerintah Provinsi.

“Pemerintah mau tak mau harus menyiapkan sarana dan prasarananya demi tercapainya program tersebut,” ucapnya.

Sejalan dengan hal yang dikemukakan oleh Ahmad Irfan Alawi, Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan Asrama Santri Ponpes Silalatul Huda, Sobirin, mengatakakan, Ponpes Silalatul Huda yang diasuh oleh Kiai Marpu ini diharapkan mampu membantu program pemerintah dalam menciptakan satu desa satu hafiz.

“Ini sangat mungkin, mengingat Langkaplancar selalu juara di pentas PAI di tingkat kabupaten,” katanya. (Ceng/R7/HR-Online)

KOMENTAR ANDA