Ansor Lakbok Ciamis Perkuat Organisasi Lewat Gerakan Ekonomi

Miftah saat mengerjakan pembuatan mesin perontok padi di bengkel yang berada di belakang rumahnya. Foto: Muhafid/HR

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dalam rangka memperkuat perekonomian organisasi dan keanggotaan, Gerakan Pemuda Ansor Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mengembangkan berbagai bidang usaha yang digeluti anggotanya. Bahkan, sampai saat ini produk yang dihasilkannya cukup dikenal masyarakat luas.

Salah satu produk yang saat ini menjadi unggulan para pemuda ini, antara lain mesin perontok padi serta air mineral kemasan dalam galon. Diketahui, untuk mesin tersebut sudah ratusan unit yang berhasil dijual ke pasaran. Tak hanya di Lakbok saja, daerah lain di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga luar pulau pun sudah pernah dikirim.

Nawawi, Ketua Ansor Lakbok, mengatakan, bahwa sebuah organisasi selain memiliki misi tertentu untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, juga perlu pondasi agar roda organisasi tersebut berjalan dengan baik, salah satunya melalui bidang ekonomi.

“Kita melihat potensi di Lakbok ini sangat luar biasa sekali masalah padi, apalagi dikenal sebagai lumbung padi di Ciamis. Melihat itu, salah satu kader kita kebetulan memiliki kemampuan untuk membuat mesin perontok padi yang memudahkan buruh tani maupun petani saat panen, terlebih ketika sawahnya berada di tengah-tengah. Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik sekali,” jelasnya kepada HR Online, Senin (22/04/2019).

Nawawi menambahkan, melalui organisasi tersebut pengembangan usaha akan lebih mudah karena jaringan yang dimiliki sudah ada, apalagi GP Ansor di semua wilayah yang ada di Indonesia ada, mulai dari tingkat Pusat hingga tingkat Desa.

Meski tak sepenuhnya kegiatan ekonomi masuk kas organisasi, lanjut Nawawi, setidaknya gerakan tersebut bisa menjadi motivasi kader yang lain untuk bisa lebih produktif dan saling mengisi satu sama lainnya.

“Alhamdulillah berbagai produk dari kita sudah ada. Terkadang kader kita sendiri yang beli, kadang dari orang lain. Pada intinya, di sini kita harus lebih produktif dan hidup lagi agar tidak ketinggalan zaman, apalagi sekarang semakin maju dengan adanya internet. Ia harap para pemuda lain juga bisa produktif agar pengangguran bisa berkurang,” jelasnya.

Sementara itu, Miftah, salah satu kader Ansor pembuat mesin perontok padi, mengatakan, bahwa dirinya sangat terbantu dengan adanya GP Ansor, apalagi pemasarannya salah satunya melalui jaringan yang ada di organisasi pemuda NU ini. Meskipun saat ini ia mengaku masih kelimpungan soal SDM di bengkelnya, namun ia yakin secara perlahan usahanya tersebut bisa berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi orang banyak.

“Tentu saja ini bisa menjadi motivasi pemuda lainnya untuk bisa mengasah kemampuannya, terutama di bidang ekonomi. Selain dibantu masalah pemasaran, juga dibantu masalah lainnya. Initnya kita saling melengkapi saja,” kata Miftah yang juga alumni Ponpes Royadlotul Uqul Nampudadi, Kebumen, Jawa Tengah ini. (Muhafid/R6/HR-Online)